Sejarah, Spanyol Kawinkan Gelar Putra-Putri Juara Piala Dunia

Spanyol menang 1-0 atas Argentina di final Piala Dunia 2026. RFEF menjadi federasi pertama yang meraih gelar Piala Dunia edisi putra dan putri.

Diterbitkan 20 Juli 2026, 22:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam film dokumenter "Romper el silencio" yang dirilis pada 2021, sejumlah pemain menuduh Quereda melakukan pelecehan seksual dan kekerasan verbal.

Menjelang keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia Wanita 2023, para pemain kembali menuntut peningkatan fasilitas latihan dan sumber daya bagi tim nasional putri. Sebanyak 15 pemain memilih tidak menerima panggilan timnas hingga federasi melakukan perubahan.

Insiden Rubiales, Seruan Pemain, dan Gestur Dukungan

Usai Spanyol menjadi juara dunia 2023, Presiden RFEF saat itu, Luis Rubiales, mencium secara paksa penyerang Jenni Hermoso dan juga dituduh melakukan tindakan tidak pantas lainnya.

Seluruh anggota skuad Spanyol mendukung Hermoso serta meminta Rubiales dan pelatih timnas putri, Jorge Vilda, yang mendukung Rubiales, dicopot dari jabatannya.

Para pemain memanfaatkan sorotan internasional setelah menjuarai Piala Dunia 2023 untuk menyoroti perlakuan terhadap pesepak bola putri.

Rubiales dijatuhi hukuman skorsing selama tiga tahun, kemudian diadili dan dinyatakan bersalah atas tindak pelecehan seksual.

Sejumlah pemain timnas putra Spanyol yang tampil di Piala Dunia 2026 juga menyuarakan dukungan kepada Hermoso dan rekan-rekannya. Penyerang Borja Iglesias bahkan menolak membela timnas selama Rubiales masih menjabat.

Pada Rabu dini hari WIB lalu, seusai Spanyol mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026, Iglesias bertemu Hermoso di tepi lapangan. Momen keduanya berpelukan kemudian menjadi perhatian luas.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan