Performa Martin Zubimendi Menurun, Ada Masalah Apa?

Performa Martin Zubimendi di Arsenal dikritik Gary Neville, namun dibela Martin Keown. Simak ulasan lengkap statistik dan peran sang gelandang di lini tengah.

Diterbitkan 28 April 2026, 16:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Arsenal, Martin Zubimendi, tengah berada di bawah mikroskop publik dalam beberapa minggu belakangan. Performa pemain asal Spanyol ini dianggap mengalami degradasi, khususnya saat berlaga di kompetisi Premier League.

Situasi ini cukup kontras dengan awal kedatangannya di London Utara. Kala itu, ia dipandang sebagai salah satu pembelian paling potensial bagi The Gunners.

Arsenal memboyongnya dari Real Sociedad dengan mahar fantastis sebesar 56 juta poundsterling pada jendela transfer musim panas lalu. Nilai tersebut secara otomatis membawa beban ekspektasi yang sangat tinggi di pundaknya.

Statistik yang Menghawatirkan

Angka-angka statistik Zubimendi belakangan ini mulai memicu alarm kewaspadaan. Dalam sembilan laga terakhir yang dilakoninya, ia gagal menyumbangkan gol maupun assist untuk tim.

Kekeringan kontribusi nyata ini akhirnya memantik gelombang kritik dari berbagai pengamat sepak bola. Legenda Arsenal, Martin Keown, turut menanggapi situasi pelik ini.

Keown berpendapat bahwa Zubimendi memerlukan dukungan penuh agar bisa menemukan kembali ritme permainannya. Apalagi, tekanan di penghujung musim sangat masif seiring dengan ketatnya persaingan memperebutkan takhta juara.

Kritik Tajam Gary Neville

Gary Neville tidak ragu melontarkan kekecewaannya secara gamblang terhadap performa sang gelandang. Ia merasa kontribusi Zubimendi masih belum optimal untuk mengangkat performa tim di saat-saat krusial.

Neville bahkan menyandingkan profil Zubimendi dengan maestro lini tengah seperti Andrea Pirlo. Harapannya, pemain bernomor punggung tertentu tersebut mampu memegang kendali permainan dan mengatur aliran bola di tengah lapangan.

Namun, menurut pengamatan Neville, otoritas tersebut belum tampak secara konsisten hingga saat ini.

"Saya pikir pada awal musim bahwa Zubimendi adalah rekrutan yang hebat. Dia sudah menjadi pemain yang bagus untuk Arsenal, tetapi saat ini saya mengharapkan Zubimendi menjadi pembeda," ujar Gary Neville seperti dilansir dari Metro.

"Anda memikirkan seperti apa Pirlo, atau Scholes atau Rodri... pemain yang bisa mendikte permainan, membuat Arsenal menguasai bola, mengorganisir permainan, dan tampil dengan otoritas. Tapi dia tidak menunjukkan hal itu," tambahnya.

Pembelaan dari Martin Keown

Di sisi lain, Martin Keown memiliki perspektif yang lebih lunak. Eks bek tangguh Arsenal ini memandang fluktuasi performa sebagai hal yang lumrah dialami pesepak bola, terlebih di kompetisi seketat Liga Inggris.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Keown menyoroti jadwal padat yang telah dilalui Zubimendi sepanjang musim ini. Baginya, dukungan dari internal tim dan para penggemar adalah kunci utama untuk memulihkan kepercayaan diri sang pemain. "Saya rasa saya akan membandingkan itu dengan Zubimendi. Dia telah memainkan banyak pertandingan, ini adalah momen yang sulit baginya, tetapi pemain-pemain seperti inilah yang perlu Anda dukung," jelas Martin Keown. "Hasil pertandingan memberikan khasiat bagi tim. Hal itu membuat Anda berpikir bahwa Anda bisa terus melangkah maju," terangnya.

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Premier League
  • Martin Zubimendi
  • Gary Neville