Man City vs Galatasaray: Pasukan Pep Guardiola Hindari Jadwal Padat Play-off Liga Champions

Duel Man City vs Galatasaray di Liga Champions berakhir 2-0.

Diterbitkan 29 Januari 2026, 16:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester City tampil dengan kepercayaan tinggi saat menjamu raksasa Turki, Galatasaray, dalam laga pamungkas babak awal Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium. Man City vs Galatasaray pun membuahkan hasil 2-0.

Di bawah asuhan Pep Guardiola, pemain tuan rumah langsung mengambil kendali permainan dengan penguasaan bola yang dominan, membuat tim tamu kesulitan untuk memperlancar serangan.

Gol pembuka yang dinantikan akhirnya tercipta pada menit ke-10 melalui sentuhan tajam Erling Haaland, yang sekaligus mengakhiri paceklik golnya dalam dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Tidak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk menggandakan keunggulan, tepatnya pada menit ke-29, pemain muda berbakat Rayan Cherki, berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan.

Keunggulan dua gol di babak pertama ini menjadi modal berharga City untuk menjaga ritme permainan hingga jeda waktu babak pertama.

Peran Jeremy Doku dan Pep Guardiola

Kemenangan Manchester City kali ini tidak lepas dari performa impresif Jeremy Doku yang menjadi motor serangan di sisi sayap.

Pemain internasional Belgia tersebut menunjukkan kelasnyadengan menyumbang dua assist untuk gol yang dicetak Haaland dan Cherki, membuktikan vital perannya dalam membongkar pertahanan Galatasaray.

Namun kegelimangan Doku harus dibayar mahal karena ia terpaksa ditarik keluar akibat cedera pada otot betisnya.

Kemenangan 2-0 atas Galatasaray secara resmi menandakan kemenangan ke-400 Guardiola selama selama menakhodai The Citizens.

Kepastian Tiket Menuju Babak 16 Besar

Dengan tambahan tiga poin dari laga ini, Manchester City berhasil finis di peringkat ke-8 klasemen akhir dengan perolehan 16 poin dari delapan pertandingan.

Posisi ini sangat menguntungkan bagi sang raksasa Liga Inggris karena berhak mendapatkan tiket otomatis untuk mencapai perdelapan final, sekaligus melewati babak play-off yang menguras energi di bulan Februari mendatang.

Di sisi lain, Galatasaray masih tetap berkompetisi usai mengamankan posisi ke-20 di klasemen akhir. Tim asuhan Okan Buruk ini akan melanjutkan perjuangan play-off untuk memperebutkan satu tempat di fase gugur. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bersinar di Usia 39 Tahun, Jalur Lionel Messi Menuju Ballon d'Or Kesembilan Terbuka

Rindi Antika, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan