Rivaldo Kritik Timnas Spanyol: Kalau Belum Fit, Lamine Yamal Harusnya Istirahat

Legenda Barcelona, Rivaldo, angkat bicara mengenai kondisi Lamine Yamal yang tengah menjadi sorotan. Ia menilai Timnas Spanyol seharusnya lebih berhati-hati dalam mengelola kebugaran pemain muda tersebut agar tidak memperburuk situasi cedera yang dialaminya.

Diterbitkan 10 Oktober 2025, 12:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Legenda Barcelona, Rivaldo, angkat bicara mengenai kondisi Lamine Yamal yang tengah menjadi sorotan. Ia menilai Timnas Spanyol seharusnya lebih berhati-hati dalam mengelola kebugaran pemain muda tersebut agar tidak memperburuk situasi cedera yang dialaminya.

Beberapa pekan terakhir, situasi di Barcelona tengah bergejolak. Klub raksasa asal Catalonia itu menghadapi tekanan besar, baik dari hasil di lapangan maupun persoalan internal yang melibatkan sejumlah pemain.

Masalah utama muncul dari polemik antara Barcelona dan Timnas Spanyol mengenai penggunaan Lamine Yamal. Pemain muda tersebut mengalami cedera setelah tampil bersama La Roja dan harus menepi selama beberapa pekan.

Cedera itu membuat Yamal absen dalam empat pertandingan penting bersama Barcelona. Namun, ia kembali tampil gemilang pada 28 September dengan mencetak gol kemenangan dalam laga kontra Real Sociedad hanya semenit setelah masuk dari bangku cadangan.

Kebugaran Yamal masih belum pulih sepenuhnya, tetapi pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente tetap memanggilnya untuk Kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Bulgaria. Keputusan ini membuat Hansi Flick dan pihak Barcelona merasa frustrasi.

Rivaldo menilai situasi ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi klub dan federasi. Ia menegaskan pentingnya menjaga kebugaran pemain muda agar tidak memaksakan tampil sebelum benar-benar pulih.

Rivaldo Soroti Kesalahan Penanganan Yamal

Rivaldo menyampaikan kritiknya terhadap keputusan La Roja yang tetap memainkan Yamal meski sang pemain belum sepenuhnya pulih. Menurutnya, tindakan tersebut berisiko memperburuk kondisi fisik pemain berusia 18 tahun itu.

Legenda asal Brasil itu juga memahami rasa frustrasi pelatih Hansi Flick yang kehilangan salah satu pemain andalannya karena cedera. Namun, Rivaldo menegaskan bahwa menjaga kebugaran pemain jauh lebih penting dibanding memaksakan tampil.

“Saya mengerti Flick merasa frustrasi karena kehilangan pemain penting yang bisa membuat perbedaan. Hal paling penting adalah menjaga sang pemain,” ujar Rivaldo kepada media.

“Jika ada risiko cedera, ia harus beristirahat dan kembali bermain ketika benar-benar seratus persen fit. Bermain dalam kondisi 60 atau 70 persen tidak membantu baik klub maupun tim nasional,” lanjutnya.

Sarankan Pemulihan di Barcelona

Rivaldo kemudian menyoroti pentingnya proses pemulihan yang tepat bagi Yamal. Ia menilai sang pemain seharusnya diberi kesempatan untuk beristirahat di klub agar tidak memperparah cedera.

Menurutnya, langkah terbaik adalah mengutamakan pemulihan di Barcelona sebelum kembali bergabung dengan Timnas Spanyol. Dengan begitu, kondisi fisiknya bisa kembali optimal.

“Yang ideal adalah dia memulihkan diri di Barcelona, lalu kembali ke Timnas Spanyol setelah benar-benar pulih. Jika masih terasa nyeri, lebih baik memberinya waktu,” ucap Rivaldo.

“Hal seperti ini memang sering terjadi. Klub akan melindungi pemainnya, begitu juga tim nasional, jadi perdebatan seperti ini akan selalu ada. Jika departemen medis memberi izin, federasi tentu menganggap pemain siap untuk bermain,” imbuhnya.

Sumber: SPORT

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Top 3 Berita Bola: Kericuhan Terjadi usai Final Piala Dunia 2026

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Tim Nasional Spanyol merupakan negara pertama yang berhasil memenangkan gelar EURO secara back-to-back pada 2008 dan 2012
    Tim Nasional Spanyol merupakan negara pertama yang berhasil memenangkan gelar EURO secara back-to-back pada 2008 dan 2012
    Timnas Spanyol
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • Lamine Yamal
  • Rivaldo