Shin Tae-yong Dipecat Ulsan HD, Cuma Bekerja 2 Bulan dan Petik 1 Kemenangan

Shin Tae-yong kehilangan pekerjaannya di klub Korea Selatan Ulsan HD. Dia hanya bekerja selama 65 hari di klub tersebut.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 16:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Shin Tae-yong kehilangan pekerjaannya di klub Korea Selatan Ulsan HD. Dia hanya bekerja selama 65 hari di klub tersebut.

Dalam kurun tersebut, Shin Tae-yong menangani Ulsan HD dalam delapan pertandingan K-League. Dia cuma mempersembahkan satu kemenangan dan tiga imbang, sisanya tumbang.

"Ulsan FC mengakhiri kemitraan dengan pelatih Shin Tae-yong. Terima kasih kepada pelatih Shin Tae-yong atas kerja keras untuk tim sejauh ini dan semoga sukses di masa depan," tulis keterangan resmi klub.

Shin Tae-yong menangani Ulsan HD sejak 5 Agustus menggantikan Kim Pa-gon. Dia diberi tugas mengangkat kinerja tim yang gagal bersaing.

Sosok berusia 54 tahun itu mempersembahkan kemenangan pada laga debut melawan Jeju SK. Namun, setelahnya Ulsan HD menderita tiga kekalahan beruntun.

Performa gagal menang berlanjut kemudian menjadi tujuh partai. Terbaru mereka dikalahkan Gimcheon Sangmu 0-3.

Ulsan HD Terancam Degradasi

Rapor tersebut menyeret Ulsan HD ke papan bawah. Mereka menempati peringkat 10 dari 12 klub karena baru mengoleksi 37 angka, dengan kompetisi menyisakan satu pertandingan.

Jika posisi ini tidak berubah, Ulsan HD bakal terlibat play-off degradasi. Catatan tersebut merupakan penurunan drastis mengingat sebelumnya Ulsan HD sempat mendominasi usai merebut tiga gelar liga berturut-turut (2022-2024).

Kiprah Shin Tae-yong

Shin Tae-yong kembali bekerja di level klub Korea Selatan setelah absen sejak tahun 2012. Terakhir kali ia berkiprah di liga domestik Korea adalah bersama Seongnam Ilhwa Chunma, yang kini dikenal sebagai Seongnam FC. Selama melatih Seongnam, Shin Tae-yong menorehkan prestasi gemilang.

Ia berhasil merebut gelar Liga Champions Asia pada tahun 2010 dan Piala Korea pada tahun 2011. Shin Tae-yong bahkan menjadi orang pertama yang memenangkan Liga Champions Asia sebagai pemain dan juga sebagai manajer. Rekam jejak ini menunjukkan kapasitasnya dalam meraih gelar di level klub.

Kariernya juga melambung di level tim nasional. Shin Tae-yong pernah melatih tim nasional Korea Selatan, termasuk tim U-23 di Olimpiade Rio 2016 dan tim senior di Piala Dunia 2018, di mana ia memimpin kemenangan mengejutkan 2-0 atas juara bertahan Jerman. Di bawah asuhannya, Timnas Indonesia juga menunjukkan perkembangan signifikan, mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023 dan semifinal Piala Asia U-23 2024.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Aprilia Kuasai Baris Depan di Assen, Jorge Martin Rebut Pole MotoGP Belanda 2026

Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan