Pep Guardiola Catat 250 Kemenangan di Premier League, Janji Ajak Sir Alex dan Wenger Makan Malam Bersama

Pep Guardiola capai 250 kemenangan di Premier League bersama Manchester City, rekor tercepat dalam sejarah, dan berencana rayakan bersama Ferguson serta Wenger.

Diterbitkan 06 Oktober 2025, 05:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pep Guardiola mencapai tonggak sejarah penting setelah kemenangan 1-0 Manchester City atas Brentford menandai kemenangan ke-250-nya di Premier League. Capaian ini menempatkannya di jajaran eksklusif manajer legendaris yang meraih jumlah kemenangan tersebut bersama satu klub.

Sebelum Guardiola, hanya Sir Alex Ferguson (Manchester United) dan Arsene Wenger (Arsenal) yang berhasil mencatat prestasi serupa. Pelatih asal Spanyol itu pun menyebut pencapaian ini sebagai kehormatan besar dalam kariernya.

“Merupakan kehormatan bisa sejajar dengan Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger. Saya akan mengundang mereka makan malam,” ujar Guardiola yang kini memasuki musim ke-10 bersama City.

Rekor Tercepat dalam Sejarah Premier League

Guardiola mencapai 250 kemenangan hanya dalam 349 pertandingan, lebih cepat 55 laga dibanding Ferguson (404) dan 75 laga lebih cepat dari Wenger (424). Pencapaian ini menjadikannya manajer tercepat yang mencapai angka tersebut dalam sejarah kompetisi.

Selain trio tersebut, hanya sedikit pelatih yang mampu mengoleksi 250 kemenangan di kasta tertinggi sepak bola Inggris, termasuk Bill Shankly (Liverpool), Matt Busby (Manchester United), dan Brian Clough (Nottingham Forest).

Meski David Moyes juga memiliki 250 kemenangan, raihan itu dicatat bersama beberapa klub berbeda, tidak seperti Guardiola yang seluruhnya bersama Manchester City.

Jejak Kejayaan Bersama Manchester City

Sejak bergabung pada 2016, Guardiola telah membawa City meraih enam gelar Premier League, satu trofi Liga Champions, dua Piala FA, dan empat Piala Liga. Klub ini juga mencatat sejarah sebagai tim kedua yang meraih Treble pada 2023.

City di bawah Guardiola juga mencatat rekor 100 poin dalam satu musim (2017/18) dan menjadi satu-satunya tim yang menjuarai Premier League empat kali berturut-turut. Dalam periode dominasi itu, rata-rata mereka mengoleksi 28 kemenangan per musim.

“Dia salah satu yang terbaik sepanjang masa,” kata mantan bek City Micah Richards. “Bukan hanya soal jumlah kemenangan, tapi bagaimana mereka menang dan mengubah permainan dengan gaya tiki-taka.”

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alasan Inggris Tidak Dapat Penalti saat Harry Kane Dijatuhkan Kiper RD Kongo

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan