PON Bela Diri 2025 Digelar di Kudus, Diikuti 2.656 Atlet

PON Bela Diri 2025 merupakan edisi perdana. Ajang ini mempertandingkan 10 cabang olahraga bela diri.

OlehThomas
Diterbitkan 04 Oktober 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Konsep Sport Tourism

Ryan menambahkan, PON Bela Diri juga dipersiapkan sebagai kejuaraan multi-event yang mengusung konsep sports tourism. Terlebih bela diri bukan hanya sebatas olahraga, melainkan bagian dari tradisi dan budaya yang telah mengakar kuat.

Tidak heran jika bela diri asli Indonesia populer hingga ke mancanegara. Ryan mengatakan perpaduan antara sportivitas olahraga dengan seni tradisi bela diri ini akan tercermin dalam setiap rangkaian kegiatan PON Bela Diri Kudus 2025.

“Maka pelaksanaan PON Bela Diri Kudus ini juga menjadi bagian dalam upaya mempromosikan budaya Indonesia yang lekat dengan seni bela diri. Termasuk dengan menggandeng aktor dan pesilat, Kang Yayan dan Kang Cecep yang telah menembus Hollywood, sebagai brand ambassador PON Bela Diri Kudus,” terang Ryan.

Pesta pembukaan akan menghadirkan defile kontingen dari 10 cabor yang bergerak dari Djarum Arena 2 menuju Alun-alun Simpang Tujuh. Yayan Ruhian bersama Cecep Arif Rahman akan tampil dan menghadirkan sebuah aksi memukau di panggung utama. Usai peletakkan bendera, selebrasi dilanjutkan dengan acara yang menghibur seperti daylight fireworks dan music performance.

KONI Yakin PON Bela Diri Sukses

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyambut antusias debut PON Bela Diri yang akan segera berlangsung di Kudus. Ia mengatakan KONI Pusat bersama KONI Provinsi telah bekerja keras demi memastikan partisipasi dan kesiapan kontingen pada multi-event cabor beladiri perdana ini. Dukungan penuh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut memberi dampak positif dan signifikan bagi kesiapan penyelenggaraan.

“PON Bela Diri merupakan sebuah terobosan, dengan menggelar multi-event tambahan di luar PON reguler, setiap dua tahun sekali. Karena atlet berprestasi itu lahir dari latihan keras yang diuji melalui kompetisi yang berkualitas. Maka kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyukseskan PON Bela Diri perdana ini, baik dari unsur pemerintah hingga swasta dan sponsor,” ungkap Marciano.

Dia menekankan, dengan semangat sportivitas, profesionalisme, dan kebersamaan, PON Bela Diri Kudus 2025 diharapkan tidak hanya menghasilkan juara-juara baru, tetapi juga momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga bela diri di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kehadiran multi-event nasional ini juga diharap memberikan efek domino terhadap promosi daerah dan memutar roda perekonomian masyarakat sekitar.

“Maka saya sampaikan kepada para atlet, bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri sebagai atlet terbaik provinsi yang siap menyandang predikat juara di level nasional. Begitu pula dengan para pelatih, harus memanfaatkan pengalaman ini dan belajar satu sama lain untuk evaluasi menjadi yang lebih baik,” tutup Marciano

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan