Belajar dari Jepang, Komite Wasit PSSI Nilai Liga Indonesia Belum Bisa Lepas dari Wasit Asing

Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa menilai Indonesia masih butuh wasit asing. Hal ini berkaca dari Jepang yang tetap mendatangkan wasit dari luar negeri, kendati liganya sudah ada di level atas.

Diterbitkan 02 Oktober 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya tahu tanggung jawab saya. Pak Erick dan anggota Exco PSSI sudah mendukung kami. Makanya saya harus mengambil tanggung jawab untuk mengembangkan wasit," kata Ogawa.

"Kami juga harus lanjut berkomunikasi dengan pihak-pihak lain, termasuk pelatih kepala di tiap-tiap klub, baik di Super League maupun Championship. Kemudian di lapangan, antara pelatih dan wasit pun harus kooperatif," imbuhnya.

Komite Wasit Terbuka Terima Saran

Lebih lanjut, Ogawa juga menegaskan Komite Wasit terbuka terhadap saran dan masukan dari pelatih maupun klub. Menurutnya, hal itu justru hal bagus di tengah upaya meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.

"Kemudian jika ada yang bisa kami tingkatkan, menurut saran mereka (para pelatih kepala klub), tentu kami akan senang (melakukannya). Karena pada akhirnya, perhatian utama kami adalah untuk mengembangkan sepak bola Indonesia," ujar Ogawa kepada awak media.

"Makanya kita harus bekerja bersama. Kadang memang kami (wasit) membuat kesalahan, kami minta maaf. Tapi belakangan ini, para pelatih bisa memahami kami dan saya sangat mengapresiasi itu," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan