Kenapa Persebaya vs PSIM yang Jadi Laga Pembuka BRI Super League 2025/2026?

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus membeberkan alasan mengapa pihaknya memilih Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta sebagai partai pembuka BRI Super League 2025/2026.

Diperbarui 06 Agustus 2025, 15:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Direktur Utama I.League, Ferry Paulus membeberkan alasan mengapa pihaknya memilih Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta sebagai partai pembuka BRI Super League 2025/2026. Ia menyebut bahwa masalah penonton jadi pertimbangan utamanya.

I.League telah menentukan partai pembuka BRI Super League 2025/2026. Juara Liga 2 musim lalu,PSIM Yogyakarta berhadapan dengan Persebaya Surabaya di akhir pekan ini.

Pemilihan Persebaya sebagai lawan PSIM ini menimbulkan sejumlah pertanyaan. Karena biasanya, laga pembuka mempertemukan juara Liga 2 dan Liga 1 musim sebelumnya, yang dalam hal ini adalah PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung.

Baru-baru ini Ferry Paulus ditanyai mengenai pertimbangan memilih Persebaya sebagai lawan PSIM dan bukannya Persib. Apa kata Dirut I.League itu?

Simak selengkapnya di bawah ini.

Bukan Sebuah Kewajiban

Saat ditemui awak media baru-baru ini, Ferry Paulus meluruskan masalah partai pembuka BRI Super League musim ini. Menurutnya tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa partai pembuka harus mempertemukan juara Liga 1 dan juara liga 2.

"Pembukaan di surabaya normal lah seperti pembukaan sebelumnya, hanya yang membedakan kalau yang lalu-lalu kan kita selalu menghadirkan juara liga 1 dengan juara liga 2 yang kita pertemukan," buka Ferry Paulus.

"Kali ini memang tidak ada skema dan tidak menjadi keharusan untuk melakukan pembukaan dengan klub-klub yang tadi."

Pertimbangkan Atmosfer

Menurut Ferry, ada alasan mengapa Persebaya dipilih sebagai lawan PSIM di partai pembuka BRI Super League musim ini.

Ia menyebut Persebaya punya basis pendukung yang besar sehingga atmosfer partai pembuka nanti jadi lebih meriah.

"Kita perlu mendapatkan ambience yang bagus dan membutuhkan penonton yang banyak. Jadi persebaya ini penting bagi kita untuk pembukaan. Kemudian formatnya seperti biasa ada kick-off, ada tendangan bola dsb dan Menpora juga akan hadir," pungkasnya.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jadwal Moto3 Belanda 2026 dan Link Live Streaming

Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan