Pengorbanan Lucy Bronze: Bermain di Euro Wanita 2025 dengan Kaki Retak dan Bantu Inggris Juara

Timnas Inggris wanita kembali menorehkan sejarah di pentas sepak bola dengan menjuarai Euro 2025. Salah satu sosok kunci di balik kemenangan dramatis itu adalah Lucy Bronze.

Diperbarui 28 Juli 2025, 08:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bronze sempat mengalami cedera lagi di laga final, meski masih bisa bermain sebentar sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan Niamh Charles. Adu penalti pun menjadi penentu gelar juara.

"Tim ini sangat menginspirasi untuk menjadi bagiannya. Apa yang kami lakukan hari ini sungguh luar biasa," ucap Bronze penuh semangat.

"Menang lewat adu penalti adalah perasaan yang luar biasa, tetapi kalah dengan cara itu adalah cara yang sangat menyakitkan untuk kalah di final," katanya.

Inggris Cetak Sejarah Baru di Eropa

Kemenangan ini membuat Inggris menjadi tim pertama dari negara itu, baik pria maupun wanita, yang mampu meraih dua gelar di ajang Euro. Tak hanya itu, mereka juga menjadi juara di tanah asing, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Chloe Kelly menjadi pahlawan di babak adu penalti setelah dua penyelamatan penting dari kiper Hannah Hampton. Keberhasilan ini juga menjadikan Inggris sebagai negara kedua setelah Jerman yang mampu mempertahankan gelar Euro.

"Saya tahu beberapa pemain Barcelona pernah gagal dalam adu penalti. Itu memang sulit, saya pernah mengalaminya beberapa tahun lalu," tutur Bronze.

"Tahun ini adalah milik Inggris. Hari ini kami menunjukkan ketangguhan dan mengajarkan semua orang untuk tetap percaya diri, apa pun yang orang lain katakan tentang dirimu," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan