Dari Adriano hingga Maradona: Kisah Kelam Kecanduan Alkohol di Sepak Bola

Beberapa pesepak bola dunia pernah menghadapi masalah serius di luar lapangan. Salah satu yang cukup umum adalah kecanduan alkohol.

Diperbarui 16 Juli 2025, 16:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Beberapa pesepak bola dunia pernah menghadapi masalah serius di luar lapangan. Salah satu yang cukup umum adalah kecanduan alkohol.

Kecanduan ini bukan hanya merusak karier mereka, tetapi juga menghancurkan kehidupan pribadi. Beberapa bahkan harus menjalani rehabilitasi lebih dari sekali.

Nama-nama besar pun tidak luput dari jeratan alkohol, meski sudah memiliki ketenaran dan kekayaan. Tekanan hidup sebagai pesepak bola elite bisa menjadi pemicunya.

Sebagian berhasil bangkit dan menjadikan kisah mereka sebagai inspirasi. Namun, ada pula yang harus menutup lembaran hidupnya dengan tragis.

Kisah-kisah ini menjadi pengingat bahwa tekanan dalam dunia sepak bola sangatlah nyata. Alkohol kerap dijadikan pelarian yang justru memperparah situasi

1. Paul Gascoigne

Paul Gascoigne adalah salah satu talenta terbesar Inggris yang kariernya terganggu karena kecanduan alkohol. Ia mulai minum berat sejak usia muda dan kecanduannya terus berlanjut bahkan setelah pensiun.

Gascoigne beberapa kali dirawat di pusat rehabilitasi, baik di Inggris maupun luar negeri. Ia juga mengalami gangguan mental seperti depresi dan gangguan bipolar yang memperburuk kondisinya.

Ia pensiun dari lapangan hijau pada 2004. Sepanjang kariernya, Gascoigne pernah membela klub-klub seperti Newcastle United, Tottenham Hotspur, Lazio, Rangers, Middlesbrough, dan Everton.

2. Tony Adams

Tony Adams adalah legenda Arsenal yang mengakui dirinya sebagai pecandu alkohol selama bertahun-tahun. Ia mulai minum sejak usia remaja dan mencapai puncaknya pada awal 1990-an.

Adams sempat dipenjara pada 1990 karena mengemudi dalam keadaan mabuk. Setelah itu, ia memutuskan mencari bantuan dan menjalani pemulihan.

Ia mendirikan Sporting Chance Clinic pada 2000, yang kini menjadi tempat rehabilitasi bagi atlet dengan masalah kecanduan. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang di dunia olahraga.

3. George Best

George Best adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Manchester United dan Irlandia Utara. Namun, hidupnya dirusak oleh kecanduan alkohol yang berlangsung puluhan tahun.

Ia beberapa kali absen dari latihan atau pertandingan karena mabuk. Best juga kerap tertangkap kamera berada di bar atau klub malam saat seharusnya berada bersama tim.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pada 2002, ia menjalani transplantasi hati akibat kerusakan parah yang disebabkan alkohol. Ia meninggal dunia pada 2005 setelah infeksi paru-paru yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan