Kiper Legendaris Nigeria Peter Rufai Meninggal Dunia di Usia 61 Tahun, Sempat Menderita Sakit

Kiper legendaris Timnas Nigeria yang pernah memperkuat negaranya di Piala Dunia 1994 dan 1998, Peter Rufai, meninggal dunia pada usia 61 tahun.

Diperbarui 04 Juli 2025, 10:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mantan kiper legendaris Timnas Nigeria, Peter Rufai, meninggal dunia pada usia 61 tahun.

Kabar ini diungkap oleh Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF) melalui cuitan di akun X resmi mereka yang diunggah Jumat (4/7/2025) dini hari WIB.

Melansir laporan France24, Rufai mengoeksi total 65 caps di level internasional untuk Nigeria selama kariernya sebagai pemain sepak bola.

Dia pernah memperkuat tim nasional negaranya dalam ajang Piala Dunia 1994 dan 1998, serta merupakan bagian dari skuad Super Eagles ketika Nigeria memenangkan trofi Piala Afrika di Tunisia pada 1994 usai mengalahkan Zambia dengan 2-1.

Kepergian Peter Rufai tak ayal meninggalkan duka mendalam bagi kancah sepak bola dunia, khususnya di Nigeria. NFF melalui unggahan mereka menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sang legenda.

"Kami berduka atas meninggalkan kiper legendaris Super Eagles, Peter Rufai, tokoh besar dalam sepak bola Nigeria dan juara AFCON 1994," tulis NFF di akun X mereka.

"Warisanmu akan tetap hidup di tiang gawang dan di luar sana," tambah federasi sepak bola Nigeria.

Peter Rufai Sempat Sakit

Sementara itu dalam pernyataan berbeda yang diungkap France24, NFF mengungkap bahwa Peter Rufai wafat di Lagos usai sempat menderita sakit.

Sekretaris Jenderal NFF Mohammed Sanusi juga menyebut bahwa meninggalnya sang kiper legendaris Nigeria menjadi hal yang benar-benar mengejutkan.

"Dalam sebuah pernyataan, NFF mengatakan (bahwa) Rufai meninggal di Lagos setelah menderita sakit," tulis France24 dalam pemberitaannya.

"Sekretaris Jenderal NFF Mohammed Sanusi mengatakan kematian Rufai benar-benar mengejutkan," tambah media tersebut.

Karier Peter Rufai

Di samping berkiprah untuk tim nasional, Peter Rufai pernah memperkuat beberapa klub Nigeria, sebelum melanjutkan karier di luar negeri.

Sang penjaga gawang legendaris itu tercatat sempat membela deretan klub Eropa, seperti Lokeren serta Beveren asal Belgia, Farense (Portugal), Hercules dan Deportivo La Coruna (keduanya dari Spanyol), hingga Gil Vicente (Portugal).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Spanyol vs Austria: Senjata Lain La Roja Jadi Andalan

Theresia Melinda IndrasariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan