Liputan6.com, Jakarta Manchester United bergerak cepat di bursa transfer musim panas dengan mengamankan jasa Matheus Cunha dari Wolves. Transfer senilai 62,5 juta pounds ini terjadi di tengah bayang-bayang kegagalan musim lalu yang memalukan.
MU finis di posisi ke-15 Premier League dan gagal lolos ke kompetisi Eropa, menyisakan banyak pekerjaan rumah untuk pelatih Ruben Amorim. Datangnya Cunha memberi harapan baru untuk menghidupkan lini depan yang mandul dan kurang kreatif.
Kini, pertanyaan utama adalah seberapa besar dampak yang bisa diberikan pemain asal Brasil ini bagi sistem Amorim. Dengan kepergian Garnacho yang hampir pasti, peran Cunha bisa jadi krusial sejak awal.
Pendamping Tepat untuk Bruno Fernandes
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5192579/original/081681200_1745162322-AP25110512772179.jpg)
Salah satu kekhawatiran utama United musim depan adalah minimnya opsi di lini serang. Alejandro Garnacho kemungkinan besar bakal pergi. Lalu Mason Mount dan Amad belum bisa diandalkan penuh karena masalah cedera.
Bruno Fernandes selama ini menjadi tumpuan kreativitas MU, tapi beban di pundaknya terlalu berat. Kehadiran Cunha diharapkan mampu membagi tanggung jawab itu dan menghadirkan opsi baru dalam skema 3-4-2-1.
Cunha dikenal fleksibel bermain di berbagai posisi menyerang—baik sebagai second striker, gelandang serang kiri, maupun ujung tombak. Ia bisa menempati posisi yang mungkin ditinggalkan Garnacho dan memberi warna baru dalam serangan.
Gaya Bermain Direct dan Agresif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4732540/original/059945800_1706824494-AP24032758735975.jpg)
Cunha adalah tipe pemain yang suka menyerang langsung ke jantung pertahanan lawan. Statistik membuktikan bahwa ia salah satu pemain paling progresif di Premier League dalam hal dribel dan umpan vertikal.
MU selama ini terlalu bergantung pada Fernandes untuk memulai serangan dari lini kedua. Cunha hadir dengan karakter serupa, tapi dengan tambahan kecepatan dan naluri menyerang dari berbagai sudut.
Dalam pertandingan melawan Leicester musim 2024/2025 lalu, Cunha memperlihatkan kualitasnya dengan satu gol dan dua assist. Ia menunjukkan keberanian membawa bola dari tengah lapangan, melewati lawan, dan menciptakan peluang berbahaya.
Koneksi Alami dengan Sistem Amorim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4737138/original/094329600_1707291350-000_34HJ3K8.jpg)
Salah satu keuntungan terbesar Cunha adalah pengalamannya bermain dalam sistem 3-4-2-1 di Wolves. Di bawah asuhan Vitor Pereira dan Gary O’Neil, ia terbiasa dengan fleksibilitas peran di sepertiga akhir lapangan.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298603/original/082269600_1784175792-gsafss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298662/original/060228200_1784179310-cek_fakta_bantuan_alat_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5233831/original/085166600_1748326495-Matheus_Cunha.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409803/original/055774900_1479463912-manchester-united.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298237/original/082194800_1784160981-England_head_coach_Thomas_Tuchel_talks_to_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298232/original/069179300_1784159975-England_s_Jude_Bellingham__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297071/original/070998100_1784071737-youri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511070/original/000063200_1771886477-000_98PC68E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296924/original/035874500_1784034098-HNL10wOW4AAPtfT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295859/original/006009000_1783968897-SANTOS_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5118640/original/076361800_1738547202-mu-29_d6cb389.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4368565/original/019298600_1679546523-000_32RB93C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8900016/original/074053500_1782943846-Belgium_s_Youri_Tielemans_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4712422/original/082274000_1704936798-000_343E9UQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318983/original/026750400_1755501155-sir_alex.jpg)