Arjan Veurink: Juru Taktik Baru Timnas Putri Belanda, Siap Bawa Leeuwinnen ke Puncak!

Arjan Veurink, asisten pelatih timnas putri Inggris, resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas putri Belanda, menggantikan Andries Jonker, membawa segudang pengalaman dan prestasi gemilang.

Diterbitkan 17 April 2025, 15:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penggemar sepak bola putri Tanah Air tentu sudah tak asing lagi dengan nama Arjan Veurink. Pria kelahiran 23 September 1986 ini resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional putri Belanda, menggantikan Andries Jonker.

Pengumuman ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Veurink sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih tim nasional putri Inggris. Ia akan memulai tugas barunya di jeda internasional Oktober 2025 mendatang, dengan kontrak jangka panjang hingga Euro 2029.

Keputusan KNVB menunjuk Veurink bukan tanpa alasan. Selama lebih dari delapan tahun, ia mendampingi Sarina Wiegman, pelatih kenamaan yang juga pernah menangani timnas putri Belanda. Mereka berdua telah meraih berbagai prestasi membanggakan, termasuk gelar juara Eropa bersama Belanda (2017) dan Inggris (2022), serta mencapai final Piala Dunia (2019 dan 2023).

Karier kepelatihan Arjan Veurink sendiri terbilang gemilang. Sebelum berkiprah di kancah internasional, ia sukses menangani FC Twente putri (2012-2016), membawa klub tersebut meraih empat gelar liga, Piala KNVB, dan lolos ke Liga Champions putri UEFA. Kini, ia siap menghadapi tantangan baru sebagai pelatih kepala, membawa timnas putri Belanda meraih prestasi lebih tinggi lagi.

Jejak Karier Cemerlang Arjan Veurink

Sebelum bergabung dengan tim nasional Inggris, Veurink telah mengasah kemampuan kepelatihannya di FC Twente putri dari tahun 2012 hingga 2016. Di sana, ia sukses mempersembahkan dua gelar Women’s BeNe League dan satu trofi KNVB Cup. Prestasi ini menjadi bukti nyata kapabilitasnya dalam meracik strategi dan membina pemain.

Pada periode 2017 hingga 2021, Veurink berkolaborasi dengan Sarina Wiegman di tim nasional putri Belanda. Kerja sama mereka menghasilkan prestasi gemilang, yaitu gelar juara Euro 2017 dan mencapai final Piala Dunia 2019. Setelahnya, ia mengikuti Wiegman ke Inggris dan kembali menjadi asisten pelatih. Di Inggris, mereka kembali menorehkan prestasi luar biasa dengan menjuarai Euro 2022 dan menjadi runner-up Piala Dunia 2023.

Pengalaman berharga selama mendampingi Wiegman di dua negara berbeda, Belanda dan Inggris, menjadi modal berharga bagi Veurink. Ia telah belajar banyak tentang strategi, manajemen tim, dan pengembangan pemain di level internasional. Kini, ia siap menerapkan semua ilmu dan pengalaman tersebut untuk membawa timnas putri Belanda ke level yang lebih tinggi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Ini bukan hanya tantangan luar biasa dan petualangan baru yang indah, tapi juga terasa seperti langkah logis dalam karier saya,” ujar Veurink dalam pernyataan resminya. “Saya tidak pernah menyembunyikan keinginan untuk suatu hari menjadi pelatih utama Timnas Belanda. Setelah lebih dari delapan tahun jadi tangan kanan Sarina Wiegman, baik di Belanda maupun Inggris, saya merasa siap untuk berdiri sendiri. Bisa kembali ke Belanda dan memulai babak baru ini adalah hal yang spesial,” sambungnya.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan