Sukses

Saksikan Laga IBL, Menpora Senang Banyak Pemain Lokal Unjuk Gigi

Liputan6.com, Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali kembali menyaksikan pertandingan liga bola basket IBL Tokopedia 2022. Menpora kali ini menonton duel Tangerang Hawks melawan Bali United di Hall Basket Senayan, Jakarta, Selasa (18/1/2022) malam.

Turut hadir menonton bersama Menpora Amali, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

Selama menyaksikan pertandingan IBL antara Hawks melawan BU, Menpora Amali tampak menimati keseruan kedua tim yang saling kejar-kejaran poin. Pertandingan berakhir dengan skor ketat 70-68 untuk Tangerang Hawks.

Usai menonton pertandingan ini, Menpora Amali mengaku senang karena berdasarkan pemantauannya para pemain lokal mampu menujukan kualitas permainan yang baik dalam pertandingan ini. Pemain lokal tak kalah dalam berkontribusi dengan pemain asing.

“(Pertandingannya) seru dan saya senang anak-anak kita yang pemain-pemain lokal itu juga menunjukan kualitas permainan yang baik,” kata Menpora Amali di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (18/1) malam.

2 dari 3 halaman

Sejalan

Menurut Menpora Amali, hal tersebut sejalan dengan keinginannya yang menginginkan agar kompetisi IBL ini menghasilkan atlet-atlet nasional dan pemain muda yang akan didorong menjadi Tim Nasional (Timnas) bola basket.

"Ini sesuai harapan yang saya sampaikan pada pembukaan lalu, bahwa IBL 2022 ini diharapkan bisa menjadi ajang pemain-pemain lokal untuk menunjukan permainan terbaiknya. Dengan begitu mereka akan bisa berkontribusi untuk timnas basket Indonesia," kata Menpora Amali.

3 dari 3 halaman

Pemain Asing

IBL 2022 memang sudah bisa diperkuat pemain asing. Setiap tim peserta boleh mengontrak dua pemain asing. Namun mulai musim ini, peraturan soal pemain asing sedikit diubah.

Klub peserta IBL hanya bisa menurunkan satu pemain asing saja di lapangan selama pertandingan. Satu pemain asing lainnya duduk di bench dan hanya bisa masuk menggantikan sesama pemain asing. Hal ini dilakukan demi memberikan menit bermain yang banyak kepada pemain lokal.