Sukses

Ini Alasan Yos Paguno Tak Lagi Jabat Ketum Basket DKI

Liputan6.com, Jakarta- Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DKI Jakarta dipastikan akan memiliki ketua umum baru. Yos Paguno telah memastikan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai ketum periode 2022-2026. 

Sebenarnya, Yos yang menjabat Ketua Pengprov DKI Jakarta periode 2017-2022 masih bis satu periode lagi untuk memimpin cabang olahraga (cabor) basket di ibu kota. Namun, dia memilih untuk legowo melepas jabatanya tersebut.

Apa alasannya? Yos Paguno menuturkan kalau ingin adanya regenerasi kepemimpinan di DKI Jakarta. Sepanjang kepemimpinannya, cabor basket DKI bertaring dan menjadi barometer basket nasional.

"Ya saya cukup puas dengan hasil yang ada. Dimana prestasi DKI menjadi lebih baik dari pada yang dicapai sebelumnnya dan selalu sebagai barometer bola basket nasional," ujarnya.

Yos tak asal bicara. Sejak dia pegang, Perbasi DKI selalu berprestasi di ajang nasional seperti Juara Umum Antar Pengprov Kelompok Usia 2017, Juara Umum Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV dengan satu emas putra dan perunggu putri, Juara Umum Kejurnas Antar Pengprov Kelompok Usia (2018), Juara Umum Antar Pengprov Kelompok Usia (2019) dan puncaknya Juara Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 dengan meraih dua medali emas di nomor 5x5 putra dan 3x3 putra, serta medali perungu 5x5 putri dan 3x3 putri.

2 dari 3 halaman

Prestasi

Prestasi di ajang nasional tersebut turut membuat para pebasket DKI Jakarta tembus ke Indonesian Basketball League (IBL) musim 2022 yang notabene kompetisi basket paling elite di tanah air. 

Diantaranya, tiga pemain di RANS PIK Basketball (Althof Dwira Satrio, Alfredo Tanujaya Julianto, Agus Salim), dua pemain di Indonesia Patriots (Ali Bagir Warayabi dan Aldy Izzatur Rachman) serta lainnya tersebar di tim lain. Seperti Yesaya Alessandro Saudale (Pelita Jaya), Arion Tio (Bumi Borneo Basketball), Pattrick Nikolas (West Bandits), Jason Christhoufer Kurniawan (Bali United), dan Adrian Danny (Evos Thunder Bogor).

"Jadi saya ingin adanya regenerasi supaya DKI Jakarta bisa terus mempertahankan eksistensi sebagai barometer di nasional," katanya.

Karena itu, siapapun ketua umum terpilih nantinya, dia berharap prestasi yang ada bisa dipertahankan. "DKI Jakarta sekarang ada di posisi atas. Tentu banyak daerah lain yang termotivasi untuk mengalahkan DKI Jakarta," katanya. 

3 dari 3 halaman

Calon Pengganti

Lantas, apa kesibukan Yos Paguno setelah ini? Disinggung soal ini, dia menyatakan kalau akan mempersiapkan diri untuk bersaing di kancah kepengurusan di basket nasional. "Ya, siapa tahu ke depannya bisa bawa emas buat Indonesia di SEA Games atau event internasional lain," katanya, lalu tertawa.

Musyawarah Provinsi (Musprov) DKI Jakarta rencananya dilakukan di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, pada 15 Januari.

Sekretaris Umum Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musprov DKI Jakarta Marlinda Karin Lalisang menyatakan kalau sudah ada dua bakal calon (balon) Ketum Perbasi DKI Jakarta. Dua nama yang ada adalah Lexyndo Hakim dan Mardianto E. Danusaputro. Kedua balon karena sudah mengantongi berbagai persyaratan. Yakni, mendapat rekomendasi dari minimal dua Pengurus Kota (Pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab)

Lexyndo mendapatkan dukungan dari Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sedangkan, Mardianto dari Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat.