Sukses

Joachim Low Fokus Isi Bensin usai Jerman Kandas di Euro 2020

Liputan6.com, Berlin - Joachim Low belum memiliki rencana usai meninggalkan Jerman. Saat ini pelatih berusia 61 tahun itu merasa perlu istirahat.

Ikatan Low dan Jerman berakhir selepas Euro 2020. Der Panzer tersingkir di babak 16 besar usai dikalahkan Inggris 0-2, Rabu (30/6/2021) dini hari WIB.

Jerman selanjutnya ditangani mantan asisten Low dan eks arsitek Bayern Munchen Hansi Flick.

"Setelah 15 tahun menekuni pekerjaan ini, dengan segala tanggung jawab yang menyertainya, mengambil jeda adalah sebuah keharusan," kata Low dilansir situs resmi UEFA.

"Akan ada waktunya saat saya menemukan energi baru untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Saat ini saya tidak punya rencana konkret," sambungnya.

 

2 dari 5 halaman

Juara Dunia

Low menangani Jerman menggantikan Jurgen Klinsmann pada 2006. Dia membawa tim masuk final Euro 2008, menduduki peringkat tiga Piala Dunia 2010, serta jadi juara Piala Dunia 2014.

Setelah itu kinerja Jerman menurun. Momen paling memalukan hadir di Piala Dunia 2018 ketika mereka tersingkir di fase grup.

Sebelumnya memiliki kontrak hingga Piala Dunia 2022, Low akhirnya memutuskan pergi selepas Euro 2020.

3 dari 5 halaman

Melempem di Klub

Di level klub, rekam jejak kepelatihan Loew tidak begitu mentereng. Dia membawa VfB Stuggart juara DFB Pokal 1997 dan masuk final Piala Winners setahun berselang.

Pada 2002, Low membantu Tirol Innsbruck mempertahankan gelar juara Liga Austria yang membuatnya dipinang Austria Wien.

4 dari 5 halaman

Infografis

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Berikut Ini