Sukses

Striker MU Edinson Cavani Jelaskan Kisah di Balik Perayaan Golnya

 

Liputan6.com, Manchester - Manchester United mendatangkan Edinson Cavani di musim panas 2020 dengan status bebas transfer. MU mengontrak striker asal Uruguay itu dengan status bebas transfer.

Sebelum berkostum MU, Edinson Cavani telah mencetak 200 gol dalam 301 penampilan bersama Paris Saint-Germain (PSG). Dia memenangkan enam trofi Ligue 1 berturut-turut selama tujuh tahun bermain untuk klub Prancis tersebut.

Meski tak seproduktif sebelumnya, pemain berusia 33 tahun itu telah menjadi bagian penting dari MU. Cavani telah mencetak lima gol dan dua assist dalam 17 pertandingan di semua kompetisi.

Teranyar, Cavani mencetak gol saat MU mengalahkan Fulham 2-1 dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (21/1/2021). Seperti biasanya, Cavani mengadopsi pose pemanah khasnya untuk merayakan golnya.

 

2 dari 5 halaman

Penduduk asli

Usai mencetak gol, Cavani kerap berlutut dan menembakkan panah dari busurnya secara imajiner ke tribun. Kepada United Review, pemain berusia 33 tahun ini mengungkapkan kisah di balik perayaan golnya itu.

"Ceritanya sedikit panjang dan terbungkus dalam sejarah negara kami, penduduk asli, Charruas," kata Cavani.

"Ketika putri kecil saya, India, lahir, namanya hanyalah referensi kecil untuk orang Uruguay asli kami, Charruas." 

3 dari 5 halaman

Arti khusus

"Jadi panah yang saya keluarkan dan kemudian tembak, adalah perayaan gol yang merangkum semua hal ini: campuran dari nama putri saya dan masyarakat adat di negara saya," imbuh Cavani.

"Itu memiliki arti khusus, tapi seperti yang kau katakan, Eric mengingatkan saya akan hal itu, meskipun di akhir setiap perayaan, saya selalu memastikan untuk mengambil panah dan menembakkannya."

 

4 dari 5 halaman

Klasemen Liga Inggris

 
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Edinson Cavani di Bawah Ini