Sukses

Jose Mourinho di Balik Kebangkitan Tottenham Musim Ini

Liputan6.com, London - Tottenham Hotspur tengah bersemangat pada awal musim ini. Tim London Utara ini menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan 17 poin, tertinggal satu angka dari Leicester City.

Hal tersebut tak lepas dari serangkaian penampilan luar biasa Tottenham di tengah jadwal ketat. Harry Kane dan kolega disebut-sebut berpotensi menjadi pemenang gelar juara Liga Inggris musim ini.

Meningkatnya penampilan Tottenham tak lepas dari peran Jose Mourinho. Juru taktik asal Portugal itu membimbing The Lilywhites menjadi tim papan atas.

Kane pun percaya Mourinho bakal membawa Tottenham menuju masa depan cerah. "Jalan kita masih sangat panjang," katanya kepada Press Association.

"Musim yang panjang. Saya pikir, sebagaimana terbukti dalam karier saya sejauh ini, dibutuhkan banyak hal untuk melewati batas. Kami belum cukup melakukannya."

 

 

2 dari 5 halaman

Kerja Keras

Mourinho menggantikan Mauricio Pochettino sebagai manajer Tottenham pada tahun lalu. Tottenham tidak bisa meraih trofi mayor sejak memenangi Piala Carling pada 2008.

Tetapi, mereka nyaris saja mengangkat trofi Liga Champions pada 2019. "Kami sudah dekat beberapa kali jadi kami tahu akan ada banyak kerja keras dari sekarang hingga nanti untuk melakukannya," ujar Kane.

"Ini awal yang bagus. Jelas, kami kalah di pertandingan pertama melawan Everton yang mengecewakan, tetapi sejak itu kami tidak terkalahkan di liga."

"Bahkan kehilangan poin yang kami miliki saat melawan West Ham dan Newcastle dengan gol di menit-menit terakhir seharusnya adalah kemenangan dari sudut pandang kami. Kami bermain bagus," ucap Kane menambahkan.

"Saya masih berpikir bahwa kami dapat meningkatkan dan menjadi lebih baik, tetapi jelas kami berada di urutan kedua di liga. Kami berada di November, masih banyak pertandingan untuk dimainkan, tapi kami berada di posisi yang bagus."

 

 

3 dari 5 halaman

Pengaruh Mourinho

Kane mengakui Mourinho memberikan pengaruh yang sangat besar pada karier pribadinya. "Senang sekali bisa melihatnya di tempat latihan, di lapangan latihan," kata pemain berusia 27 tahun itu.

"Hanya belajar dan melihat bagaimana dia menjalankan bisnisnya, melihat bagaimana dia menghadapi berbagai situasi dan masalah, jadi itu semua bagus untuk dipelajari."

"Saya pikir dia melihat dalam permainan saya bahwa saya suka bermain lebih dalam jadi dia menjelaskan [anggota skuat lainnya] bahwa jika saya benar-benar jatuh maka mereka harus menjadi orang-orang yang berlari di belakang," papar Kane.

"Saya pikir itulah perbedaan yang nyata. Itu memungkinkan saya untuk menciptakan ruang dan mendapatkan bola tetapi memiliki opsi untuk maju juga. Dia luar biasa dan saya sangat menantikan bulan-bulan ke depan dan menjadi sangat baik. "

4 dari 5 halaman

Klasemen Liga Inggris

 
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Tottenham di Bawah Ini