Joan Mir Juara MotoGP 2020

Pembalap Suzuki, Joan Mir keluar sebagai juara MotoGP 2020 usai finis ketujuh di seri Valencia yang berlangsung di Ricardo Tormo.

Diperbarui 17 November 2020, 10:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Suzuki, Joan Mir, akhirnya keluar sebagai juara dunia MotoGP 2020. Finis di posisi ketujuh pada seri Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020), perolehan poin Joan Mir dipastikan tidak terkejar lagi di papan klasemen rider meski masih menyisakan satu seri penutup di Portugal.

Joan Mir mengunci posisi pemuncak klasemen MotoGP 2020 dengan 171 poin. Rider asal Spanyol itu terpaut 29 poin dari rival terdekatnya, pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli.

Sementara posisi ketiga ditempati Alex Rins dari Suzuki Ecstar dengan 138 poin.

"Tidak bisa dipercaya, saya kehabisan kata-kata untuk menggambarkan suasana hatinya saya saat ini," kata Joan Mir usai balapan seperti dilansir dari BBC. "Untuk saat ini, saya tida bisa tertawa atau menangis, ini emosi yang campur aduk. Saya sangat senang," beber pembalap berusia 23 tahun itu.

Menjadi juara dunia MotoGP menjadi impian Mir sejak menekuni dunia balap motor. Karena itu, saat berhasil mewujudkannya, Joan Mir sulit untuk menggambarkan perasaannya.

"Ketika Anda mengikuti satu mimpi dalam hidup Anda dan berhasil menggapainya...Untuk sesaat, saya tidak bisa percaya apa yang sedang terjadi," kata Joan Mir menambahkan.

Joan Mir mengawali lomba di Ricardo Tomor dari posisi yang kurang menguntungkan, 12. Saat bendera start dikibarkan, Franco Morbidelli, Jack Milner, dan Pol Espargaro melesat meninggalkan pembalap lainnya. Sedangkan, Joan Mir yang tinggal selangkah lagi juara dunia tercecer pada urutan 8.

Kecelakaan yang menimpa Nakagami pada lap kedelapan membuat posisi Mir naik ke urutan ketujuh. Kesempatan untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP 2020 semakin terbuka setelah pesaing terdekatnya, Fabio Quartararo, terjatuh pada lap kesembilan saat berusaha melewati tikungan keenam.

Joan Mir mampu mempertahankan posisinya hingga balapan berakhir. Sementara posisi pertama akhirnya ditempati  Morbidelli setelah berhasil memenangkan pertarungan sengit melawan Milner pada lap terakihir. Sedangkan posisi ketiga jatuh ke tangan pembalap KTM, Pol Esparagaro.  

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Keberhasilan Joan Mir sekaligus memunculkan juara dunia baru di ajang MotoGP sejak 2013 lalu. Sebelumnya, gelar bergengsi adu kebut kuda besi ini dikuasai oleh satu nama, yakni Marc Marquez.  Musim ini, pembalap Repsol Honda itu harus mengakhiri kiprahnya lebih awal karena cedera. Marquez terjatuh jelang berakhirnya balapan pembuka di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020). Tangannya patah dan harus menjalani operasi yang akhirnya memaksa Marquez absen hingga akhir musim 2020. Tanpa kehadiran Marquez, spekulasi pun bermunculan seputar calon juara MotoGP 2020. Pembalap veteran Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, sempat menyebutkan tiga nama, tapi tidak satupun Joan Mir. Ketiga kandidat juara baru menurut versi Rossi adalah "Saya tidak mau melupakan (Andrea) Dovizioso). Banyak sirkuit musim ini yang cocok dengan karakter Ducati," kata Rossi kala itu.  Saat itu, belum diketahui berapa lama Marquez bakal absen. Namun satu hal yang pasti, bahwa pandemi virus Corona COVID-19 membuat musim lebih singkat dengan hanya menyajikan 13 seri.  Marquez benar-benar tidak bisa melanjutkan sisa seri MotoGP 2020. Namun prediksi Rossi juga ternyata keliru. Meski demikian, Joan Mir menolak bila keberhasilannya menjuarai MotoGP 2020 dikaitkan dengan absennya Baby Alien--julukan Marquez--pada balapan MotoGP musim ini.  "Orang-orang yang mengatakan ini (Joan Mir juara karena Marquez absen) karena mereka tidak terlalu paham tentang balap motor," kata Joan Mir seperti dilansir dari situs autosport. "Marc (Marquez) tidak di sini bukan karena mereka menculiknya, pergi ke rumahnya dan menculik Marquez dan dia hilang." Menurut Joan Mir, absennya Marquez adalah bagian dari persaingan MotoGP. Karena itu, Mir tidak ingin berkecil hati meski dia menjadi juara dunia MotoGP saat Marquez tidak bisa tampil semusim.  "Di seri pembuka, Marc mengambil resiko untuk menang dan dia berusaha merebut gelar juara, lalu dia buat kesalahan yang harus dibayar semusim. Itu saja," kata Joan Mir menambahkan.  "Apakah ini (absennya Marquez) membuat gelar berkurang? Baiklah, dalam sejarah berarti akan ada banyak gelar juara yang berkurang maknanya saat pembalap favorit jatuh dan tidak juara," kata Mir. "Ini bagian dari permainan, bagian dari sport dan MotoGP. Saya tidak menganggap gelar ini kurang pantas karena Marquez tidak ada di sana karena dia cedera," beber Mir menambahkan.  Awal pekan ini, tim Repsol Honda telah memastikan bahwa Marc Marquez tidak akan tampil hingga seri penutup MotoGP berlangsung di Portugal, 22 November mendatang. Media-media spanyol melaporkan, Marquez bakal menjalani operasi ketiga guna memperbaiki cedera yang telah menimpa lengannya.   

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan