Sukses

Peretas Portugal Memata-matai Real Madrid

Liputan6.com, Madrid - Real Madrid dikabarkan telah dimatai-matai peretas asal Portugal. Terduga penjahat dunia maya itu telah ditangkap di Budapest, Hongaria.

Menurut surat kabar Portugal Correio da Manha, Real Madrid sudah menjadi salah satu target utama Pinto. Dia dituduh telah mengakses akun, email, dokumen, dan kontrak Los Blancos secara ilegal.

Pinto menggunakan superkomputer virtual untuk mengakses informasi klub yang telah ditemukan di salah satu dari 12 disk yang disita setelah penangkapannya.

Meski menolak tuduhan tersebut, Pinto harus menyerahkannya kepada pihak berwenang. Seperti yang dilaporkan Correio da Manha, selain Real Madrid, pinto juga meretas Sporting CP dan agen Olahraga Doyen.

 

2 dari 5 halaman

Cristiano Ronaldo

Pada Agustus lalu, Pinto juga dituding bertanggung jawab atas kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Dia membobol laporan keuangan CR7.

Hasil peretasannya itu menunjukkan Ronaldi terbukti menggelapkan pajak selama empat tahun antara 2011dan 2014 dengan total mencapai hampir 15 juta euro. Tindakan kriminal itu membuat CR7 dijatuhi hukuman penjara 23 bulan oleh pengadilan Spanyol pada awal 2019.

Bintang berusia 35 tahun itu pada akhirnya berhasil lolos dari penjara setelah membayar denda sebesar 20 juta euro.

 

 

3 dari 5 halaman

70 Juta Dokumen

Pinto merupakan pendiri situs Football Leaks yang kerap mengungkapkan berbagai temuan dari hasil meretas laman dan surel berbagai klub top Eropa. Total sekitar 70 juta dokumen yang diretasnya sejak 2016 dibocorkan ke publik.

Salah satu hasil temuan terbesarnya adalah penggelembungan dana sponsor Manchester City selama periode 2012-2016. Temuan Pinto tersebut membuat The Citizens disanksi larangan bertanding di Eropa oleh UEFA.

Namun, akhirnya klub asal Manchester itu lolos dari hukuman setelah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

4 dari 5 halaman

Klasemen Liga Spanyol

 
5 dari 5 halaman

Saksikan Video Real Madrid di Bawah Ini