5 Striker Lokal Terbaik Persib Bandung, Salah Satunya Cristian Gonzales

Persib Bandung selalu diperkuat pemain-pemain berkualitas, terutama di lini depan. Tak hanya pemain asing, sejumlah bomber lokal berkelas pun pernah memperkuat Maung Bandung. Siapa saja mereka?

Diterbitkan 11 Juli 2020, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bandung - Persib Bandungmerupakan klub yang berkiprah di dunia sepak bola Indonesia sejak era Perserikatan. Dalam perjalanan mengarungi dunia sepak bola, Maung Bandung yang menjadi julukannya, pernah memiliki begitu banyak pemain-pemain hebat. Kali ini, Bola.com mengulas striker-striker lokal berkelas yang pernah berseragam Persib Bandung.

Persib Bandung tercatat lima kali menjadi juara pada era Perserikatan dan 8 kali menjadi runner-up. Ketika sepak bola Indonesia memasuki era profesional, Persib dua kali menjadi juara, yaitu di Liga Indonesia 1994-1995 dan Indonesia Super League 2014.

Dalam era sepak bola modern itu, Persib Bandung tetap mampu menjaga konsistensinya sebagai klub papan atas meski terbilang kesulitan untuk bisa menjadi juara.

Namun, sebagai klub besar, Persib tak pernah kehabisan pemain-pemain berkualitas pada setiap musimnya. Maung Bandung selalu saja diperkuat pemain bagus dari lini pertahanan hingga lini serang.

Sejumlah pemain, baik lokal maupun asing, kerap menjadi andalan Persib di lini depan. Namun, dalam perjalanannya, Persib kerap mengandalkan pemain lokal sebagai ujung tombak.

Siapa saja pemain lokal berkelas yang pernah mengisi slot lini depan Persib Bandung?

Video

Sutiono Lamso

Gelar juara Persib Bandung di Perserikatan 1993-1994 dan Liga Indonesia 1994-1995 barangkali tidak akan diraih bila tidak ada Sutiono Lamso. Pada laga final itu Sutiono mencetak gol kemenangan Persib.

Pada musim 1993-1994, satu golnya dan satu lagi dari Yudi Guntara membawa Persib juara mengalahkan PSM Makassar di final kompetisi Divisi Utama Perserikatan. Kemudian di Liga Indonesia 1994-1995, gol tunggal Sutiono membungkam Petrokimia Gresik.

"Momen yang tak terlupakan. Saya sama sekali tidak pernah membayangkan bisa mencetak gol di final. Sampai kapanpun saya tidak akan pernah lupa," kenang Sutiono.

Pada era 1990-an, nama Sutiono Lamso memang fenomenal. Saat arak-arakan juara Persib ketika itu, Sutiono disambut ribuan bobotoh. Hal ini terbilang langka karena sejatinya Sutiono bukan pemain asli Bandung. Dia adalah pemain yang lahir dan besar di Purwokerto.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Maka tidak heran bila Sutiono digolongkan sebagai pemain asing di Persib. Nandar Iskandar merupakan pelatih yang jeli melihat kelincahan dan kepiawaiannya dalam melakukan penyelesaian akhir. Selain jadi pahlawan Persib di era Perserikatan dan Liga Indonesia, Sutiono juga dinobatkan sebagai pemain terbaik kompetisi. Seperti mantan pemain lainnya, setelah pensiun dari lapangan hijau, Sutiono perlahan menekuni profesi pelatih. Meski sampai sekarang hampir tidak pernah menangani klub profesional, setidaknya Sutiono yang menetap di Bandung pernah membawa Persib U-15 juara kompetisi nasional pada 2005. Jadi tidak salah bila Sutiono Lamso mendirikan sekolah sepak bola (SSB). Nama yang dipilih adalah SSB Sutiono Lamso, sederhana tetapi kaya makna karena nama SSB itu akan selalu mengingatkan para pemain muda siapa pahlawan Persib Bandung di musim 1993-1994 dan 1994-1995.

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo Pradigdo, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan