Sukses

Ditahan Tim Papan Bawah, Penyerang AC Milan Gegabah di Depan Gawang

Liputan6.com, Jakarta AC Milan gagal memetik poin penuh saat bertandang ke markas tim papan bawah, SPAL pada lanjutan Liga Italia, Kamis dini hari WIB (2/7/2020). Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Paolo Mazza itu, Rossoneri ditahan 2-2 meski SPAL hanya diperkuat 10 pemain sejak menit 43.

Tuan rumah kehilangan Marco D'Alessandro usai menerima kartu merah dari wasit. Meski demikian, AC Milan harus bekerja keras mengingat tim SPAL sudah unggul dua gol lewat M Valoti (13') dan S Floccari (30').

Upaya skuat AC Milan yang telah kembali diprekuat oleh Zlatan Ibrahimovic hanya mampu memaksakan hasil imbang. Dua gol yang lahir dari kaki Rafael Leao (79) dan gol bunuh diri Vicari pada masa injury time mengubah kedudukan menjadi 2-2.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menyayangkan hasil imbang ini. Sebab tambahaan satu poin membuat laju timnya dalam mengejar tiket Europa League melambat. Menurut Pioli, pasukannya terlalu terburu-buru saat di mulut gawang SPAL.

"Untuk hasil, itu adalah langkah mundur karena kami menginginkan kemenangan. Sayangnya, kami kebobolan dari bola mati dan gol Floccari. Lalu SPAL menjadi 10 pemain, kami jadi terburu-buru dan lupa kalau kami punya waktu untuk membalikkan keadaan," kata Pioli kepada Sky Sports usai laga.

"Kami tidak terlalu tajam di depan gawang, kami terlalu buru-buru dan gegabah di sepertiga waktu akhir," beber Pioli.

2 dari 3 halaman

Sisakan PR

Menurut Pioli, para pemainnya sebenarnya sudah melakukan pendekatan yang tepat. Mereka juga menunjukkan teknik yang bagus.

"Saya pikir Lucas Paqueta memiliki permainan yang bagus. Dia harus lebih tegas, tetapi dia punya kualitas untuk menjadi pemain yang menentukan," kata Pioli.

"Sampai dia menjadi pemain yang bisa memenangkan pertandingan untukmu, itu artinya aku masih punya pekerjaan untuk dilakukan dengannya.” bebernya.

 

3 dari 3 halaman

Dinanti Tim-Tim Tangguh

Saat ini, AC Milan berada di urutan ke-7 papan klasemen Liga Italia,  terpaut 1 poin dari Hellas Verona. Sementara SPAL masih terjebak di zona merah urutan ke-19 dengan koleksi 19 poin dari 29 laga.

Dalam laga berikutnya, Rossoneri akan bertemu tim-tim tangguh, Lazio, Juventus, dan Napoli. "Tiga laga ini sulit, tapi juga menarik di mana kami punya kualitas untuk menyakiti mereka," kata Pioli.

"Saya berharap di akhir musim posisi kami bisa lebih baik dari urutan ketujuh, sebab kami tidak terlalu jauh dari Napoli dan Roma."