Sukses

Pemain Barcelona Sengaja Tak Mengoper Bola ke Antoine Griezmann?

Liputan6.com, Barcelona - Antoine Griezmann disarankan harus mempertimbangkan masa depannya di Barcelona. Pernyataan itu dilontarkan pengamat sepak bola asal Prancis, Frederic Hermel.

Hermel mengikuti sepak bola Spanyol dan bekerja untuk RMC. Dalam kemenangan 4-0 Barcelona di kandang Real Mallorca, Hermel mengaku melihat pemandangan tak menyenangkan.

"New Normal adalah seperti yang lama. (Antoine) Griezmann masih terus dikesampingkan di Barca. Anda harus mengatakan apa adanya," ungkap Hermel kepada RMC, seperti dilansir Tribal Football.

"Apakah jumlah menit bermain Antoine Griezmann berarti bahwa dia berada di jalur yang benar di Barcelona? Tidak, bukan begitu. Yang terjadi, dia keluar lapangan untuk masuknya Luis Suarez pada menit ke-56. Anda bisa bayangkan hal itu," ucapnya.

Hermel mempertanyakan mengapa pemain sehebat Griezmann dikorbankan Barcelona dengan ditarik keluar lapangan pada menit ke-56, untuk melihat bagaimana Luis Suarez kembali merumput lagi setelah pulih dari cedera.

"Dia (Griezmann) memang tidak tampil luar biasa malam itu, tetapi itu karena mereka (para pemain Barcelona) tidak mengoper bola kepadanya. Dan tetap, malam itu, dia melakukan banyak pekerjaan defensif, karena kadang-kadang, Barca kerap kewalahan dalam bertahan," papar Hermel.

2 dari 3 halaman

Alasan Setien

"Anda sadar apa artinya bagi seorang pemain seperti Griezmann untuk keluar pada menit ke-56, sementara pesaingnya adalah (Martin) Braithwaite dan Suarez yang baru kembali dari cedera," katanya.

Tapi, Pelatih Blaugrana, Quique Setien, menegaskan Antoine Griezmann adalah bagian penting dari rencananya. Setien juga mengaku punya alasan kenapa menarik keluar Griezman pada menit ke-56 saat timnya sudah unggul 2-0 atas Mallorca.

3 dari 3 halaman

Pemain Penting Barca

"Griezmann tidak dapat disangkal, dia adalah pemain sepak bola yang hebat dan kami terus mengandalkannya, karena dia penting bagi tim dan klub. Namun, ada pemain lain juga yang harus kami gunakan," jelas Setien.