Sukses

Gelandang Barcelona: Pertandingan La Liga Ideal Dilanjutkan Beberapa Pekan Lagi

Liputan6.com, Barcelona - Gelandang Barcelona, Frenkie de Jong, menilai butuh waktu beberapa pekan sebelum timnya siap untuk kembali bermain. Tapi, pemain internasional Belanda ini senang bisa mulai berlatih.

Menurut De Jong, untuk menggelar pertandingan dalam waktu dekat, belum ideal bagi tim manapun, termasuk Barcelona. Sebab, para pemain tanpa kompetisi lebih dari dua bulan akibat pandemi virus corona Covid-19.

Klub-klub La Liga Spanyol mulai menjalankan latihan dalam secara berkelompok pada Senin (18/5/2020) dengan berisi 10 pemain. Penyelenggara La Liga menyebut pertandingan musim ini siap dilanjutkan bulan depan.

"Saya merindukan latihan, rekan-rekan setim saya, bermain sepak bola dan semuanya," ujar Frenkie De Jong, seperti dilansir situs resmi Barcelona.

"Dua atau tiga bulan terpisah merupakan waktu yang lama. Selalu menyenangkan untuk kembali bertemu setelah terpisah karena liburan atau hal lain, namun normalnya itu hanya tiga pekan dan ini hampir tiga bulan," jelasnya.

Sementara itu, tim-tim dari dua divisi teratas Spanyol kembali menjalankan latihan pada awal bulan ini, di mana awalnya para pemain melakukan program-program latihan individual.

2 dari 3 halaman

Belum Siap

"Saya tidak berpikir bahwa saya sekarang siap untuk memainkan pertandingan. Kami masih memerlukan beberapa pekan latihan. Pertama secara individual, kemudian di grup-grup kecil, dan kemudian satu tim secara keseluruhan. Kami akan kembali siap bermain dalam waktu beberapa pekan lagi," terang eks pemain Ajax Amsterdam ini.

"Saya menilai, adalah langkah bagus untuk berlatih terpisah karena setiap orang bekerja dengan irama masing-masing, dan dapat melihat seberapa bugar mereka sebelum bekerja dengan seluruh grup," kata pemain berusia 23 tahun ini.

3 dari 3 halaman

Tergantung Pemerintah

Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, berharap pertandingan lanjutan musim ini dapat mulai dimainkan pada 12 Juni mendatang, walaupun semua keputusan tergantung pada otoritas kesehatan, termasuk pemerintah Spanyol.