Sukses

Keluarga Korban Kecelakaan yang Tewaskan Kobe Bryant Tuntut Perusahaan Helikopter

Liputan6.com, Los Angeles - Keluarga empat korban kecelakaan yang menewaskan legenda NBA Kobe Bryant menyeret perusahaan yang mengoperasikan helikoper ke jalur hukum.

AFP melaporkan, keluarga pelatih basket John Altobelli beserta istri Keri dan anak Alyssa, juga asisten pelatih Christina Mauser, memasukkan berkas tuntutan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles.

Mereka menuduh perusahaan Island Express Helicopters dan Island Express Holding Corp melakukan kelalaian.

Istri Kobe Bryant, Vanessa, sebelumnya sudah melakukan hal serupa dua bulan lalu. Selain pihak perusahaan, dia juga menggugat pilot Ara Zobayan yang juga menjadi korban dalam kecelakaan helikopter itu.

Menurut Vanessa, pihak perusahaan lalai karena mengizinkan helikopter terbang dalam kondisi cuaca yang penuh kabut tebal dan berawan.

Bryant merupakan salah satu nama terbesar di dunia basket. Dia membawa LA Lakers menjadi juara NBA sebanyak lima kali.

Selain itu, Kobe Bryant menyabet dua medali emas Olimpiade. Kecelakaan yang merenggut nyawanya tersebut meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia basket dan olahraga di seluruh dunia.

2 dari 3 halaman

Kecelakaan Maut

Kecelakaan maut terjadi pada 26 Januari lalu. Helikopter yang membawa Bryant dan sang putri dalam perjalanan menuju Mamba Sports Academy yang berlokasi di Thousand Oaks, California, Amerika Serikat.

Kecelakaan tersebut juga menewaskan rekan satu tim Gianna, yakni Payton Chester beserta ibunya Sarah.

3 dari 3 halaman

Daftar Korban

1. Kobe Bryant (legenda NBA)

2. Gianna Bryant (putri Kobe Bryant)

3. John Altobelli (pelatih Bisbol Orange Coast College)

4. Keri Altobelli (istri John Altobelli)

5. Alyssa Altobelli (putri John Altobelli, rekan setim Gianna)

6. Christina Mauser (pelatih Harbor Day School)

7. Payton Chester (rekan tim Gianna)

8. Sarah Chester (ibu Payton)

9. Ara Zobayan (pilot helikopter)