Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi, Pemain Kembar Tumpuan Masa Depan Timnas Indonesia

Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi diyakini akan menjadi andalan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.

Diterbitkan 04 April 2020, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta- Bak Tachibana bersaudara di serial kartun Jepang Captain Tsubasa, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi membuat masyarakat bergairah mendukung timnas level usia. Pemain kembar tersebut digadang-gadang sebagai masa depan Timnas Indonesia.

Jika Masao Tachibana dan Kazuo Tachibana mentereng di level klub bersama Hanawa FC dan Akita, nama Bagas dan Bagus mencuat tatkala beraksi bersama Timnas Indonesia U-16 racikan Fakhri Husaini pada 2017.

Khusus untuk Bagus, sinarnya mulai terang ketika mencetak hattrick untuk Timnas Indonesia U-15 saat kalah 3-7 dari Australia pada babak penyisihan grup Piala AFF U-15 2017.

Pada Piala AFF 2017, Timnas Indonesia U-15 tersingkir di fase grup setelah hanya menempati peringkat kelima dari enam peserta Grup A Piala AFF. Namun, berkat turnamen itu, talenta Bagus makin terasah.

Bagas juga demikian. Kakak dari Bagus tersebut bermain impresif di pos bek sayap kanan Timnas Indonesia U-15. Dia berani menusuk pertahanan lawan dan disiplin saat bertahan.

Pada tahun pertamanya bersama Timnas Indonesia U-16, Bagus bukan andalan utama dalam mencetak gol. Pelatih Fakhri Husaini lebih memercayai Sutan Zico sebagai penyerang tengah, sementara Bagus menjadi winger kanan. Alhasil, produktivitasnya kurang terlihat.

Saat mengantar Timnas Indonesia U-16 lolos dari babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2018 pada September 2017, Bagus hanya mengemas tiga gol, sementara Zico mengumpulkan sepuluh gol.

Fakhri pernah berkelakar mengenai perbedaan Bagas dan Bagus, kembar identik yang menyusahkan orang untuk membedakannya.

"Satu-satunya kerugian itu saya tidak bisa membedakan mana Bagas, mana Bagus di situ saja. Lainnya keuntungan untuk saya memiliki mereka berdua," ujar Fakhri pada Agustus 2018.

Bagus Makin Matang

Ketajaman Bagus baru kian menjadi-jadi pada Piala AFF U-15 2018. Dia bersama Bagas sukses mengantar Timnas Indonesia U-15 meraih trofi pertama pada sepanjang keikutsertaan pada turnamen tersebut.

Total, Timnas Indonesia U-15 membukukan 23 gol sepanjang turnamen, dengan 13 di antaranya tercipta atas nama Bagus.

Kegelimangan Bagus tidak berlanjut tatkala Timnas Indonesia U-16 mengarungi Piala AFC U-16 2018 di Malaysia. Dia dan Bagas memulai turnamen dengan meyakinkan setelah menyumbangkan masing-masing satu gol untuk kemenangan 2-0 atas Iran U-16.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Hingga Timnas Indonesia U-16 lolos ke babak perempatfinal dan tunduk 2-3 dari Australia, pundi-pundi gol Bagus tiba-tiba kering. Jika acuan Bagus sebagai penyerang adalah statistik mencetak gol, maka Bagas dapat dinilai dengan bagaimana ketangguhan lini belakang Timnas Indonesia U-16. Sampai babak penyisihan Piala AFC U-16 2018 berakhir, tim berjulukan Garuda Asia itu hanya kebobolan sekali dan tiga kali dijebol Australia pada babak delapan besar.

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Thomas, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan