Sukses

Kekhawatiran Pep Guardiola di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19

Manchester - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengaku khawatir berat badannya melonjak kompetisi berhenti lama. Meskipun demikian, Guardiola tetap meminta para suporter mematuhi anjuran para saintis dan ahli medis di tengan pandemi virus corona. 

Semua kompetisi sepak bola di Inggris, termasuk Premier League, ditunda setidaknya hingga 30 April sebagai bagian upaya pencegahan penyebaran COVID-19. 

"Kami merindukan sepak bola. Kami merindukan kehidupan yang kami miliki beberapa hari lalu. Tapi, saat ini saatnya mendengarkan, untuk mengurikuti saintis, dokter-dokter, dan perawat-perawat," kata Pep Guardiola, seperti dilansir France 24, Selasa (31/3/2020). 

"Kalian adalah keluarga sepak bola kami dan kami akan melakukan segalanya yang mungkin untuk membuat Anda merasa lebih baik," ujar Pep Guardiola.

"Kita semua akan kembali dari ini dengan lebih kuat, lebih baik, dan sedikit lebih gemuk. Tetap di rumah dan jaga keselamatan," imbuh pelatih asal Spanyol tersebut, melalui pesan video yang merupakan bagian kampanye "Citizens At Home" oleh Manchester City untuk menghibur fans. 

 

 

 

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Ikut Menyumbang

Pep Guardiola juga ikut berkontribusi dalam perang melawan virus corona. Mantan pelatih Barcelona tersebut menyumbangkan 1 juta euro untuk membeli kebutuhan perlengkapan medis di negaranya, Spanyol, pada pekan lalu. 

Spanyol merupakan salah satu negara di Eropa yang terdampak parah akibat wabah pandemi virus corona tersebut. Negara lain di Eropa yang juga terdampak parah adalah Italia. 

Saat ini, belum ada kepastian kapan Premier League akan bergulir lagi. Saat kompetisi dihentikan, Manchester City menempati posisi kedua.

Posisi puncak dihuni Liverpool yang unggul 225 poin atas Manchester City. The Reds hanya butuh dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara Premier League. 

Sumber: France 24 

Disadur dari: Bola.com (penulis/editor, Yus Mei Sawitri, published 31/3/2020)