Bang Soo-hyun adalah pebulutangkis yang berhasil membawa tim Korea Selatan menyabet Piala Sudirman 1991 di Copenhagen, di mana mereka berhasil mengalahkan Susy Susanti dkk. di laga final.
Pertemuan keduanya di final Olimpiade 1992 tentu menjadi pertunjukan yang menarik. Namun, berbeda dengan Susy yang terbilang cukup mudah mencapai final, Bang Soo-hyun cukup mendapatkan tantangan.
Mendapatkan bye di babak pertama, Bang Soo-hyun mengalahkan pebulutangkis Swedia, Catrine Bengtsson, dengan skor 11-7 dan 11-3 di babak kedua.
Kemudian pebulutangkis Jepang, Hisako Mizui, menjadi korban kedua Bang Soo-hyun di babak ketiga, di mana Bang menang 12-10 dan 11-1.
Dalam laga perempat final, Bang Soo-hyun mendapatkan adangan dari pebulutangkis Indonesia, Sarwendah Kusumawardhani. Bahkan Sarwendah membuatnya kesulitan dalam pertandingan ini dengan merebut gim kedua dan memaksa rubber gim berjalan sengit hingga akhir pertandingan. Namun, Bang Soo-hyun tetap mampu menang 11-2, 3-11, dan 12-11.
Beruntung bisa mengalahkan Sarwendah di perempat final, Bang Soo-hyun kemudian lolos ke final dengan mudah setelah menang 11-3 dan 11-2 atas pebulutangkis China, Tang Jiuhong. Laga kontra Susy Susanti pun menjadi final yang ideal.
Bang Soo-hyun mampu membuat Susy kesulitan di gim pertama. Susy hanya diberikan lima poin di gim pertama itu. Namun, Susy mampu membalasnya di gim kedua. Giliran Bang Soo-hyun yang diberikan hanya lima poin di gim tersebut.
Akhirnya, Susy Susanti mampu memastikan medali emas bulutangkis Olimpiade 1992 itu menjadi miliknya setelah memenangi gim ketiga dengan skor telak 11-3.
Pembalasan Bang Soo-hyun di Olimpiade 1996
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1401044/original/068135000_1478718235-Bang_Soo-hyun_badmintonch_.jpg)
Singkat cerita, rivalitas antara Susy Susanti dan Bang Soo-hyun kembali menarik di Olimpiade berikutnya, yaitu di Atalanta, Amerika Serikat, pada 1996. Namun, kali ini, kedua tunggal putri itu bertemu di semifinal.
Bang Soo-hyun bertemu Susy Susanti di semifinal setelah berjalan cukup mudah dari babak kedua. Obigeli Olorunsola dari Nigeria menjadi korban pertama Bang Soo-hyun. Pebulutangkis Korea Selatan itu menang mudah 11-0 dan 11-0.
Kemudian Bang Soo-hyun menang 11-2 dan 11-3 atas Yasuko Mizui dari Jepang di babak ketiga. Pada pertandingan perempat final, Bang Soo-hyun kembali menang mudah 11-3 dan 11-2 atas pebulutangkis China, Yao Yan.
Sementara itu, Susy Susanti melangkah hingga semifinal setelah menang 11-1 dan 11-3 atas Doris Piche dari Kanada di babak kedua, kemudian menang 11-4 dan 11-0 atas tunggal putri Polandia, Katarzyna Krasowska di babak ketiga, dan mendapatkan perlawanan ketat dari tunggal putri China, Han Jingna, di perempat final. Susy menang 3-11, 11-4, dan 11-8 dalam laga yang cukup melelahkan itu.
Pembalasan Bang Soo-hyun kepada Susy Susanti pun berjalan lancar. Pebulutangkis Korea Selatan itu menang dua gim langsung meski pertandingan berjalan ketat. Bang Soo-hyun menang 11-9 dan 11-8 atas Susy Susanti dan melaju ke final untuk menghadapi tunggal putri Indonesia lainnya, Mia Audina.
Dalam pertandingan final tersebut, Bang Soo-hyun memastikan medali emas Olimpiade 1996 menjadi miliknya setelah menang 11-6 dan 11-7 atas Mia Audina. Sementara Susy Susanti meraih medali perunggu setelah mengalahkan kompatriot Bang Soo-hyun, yaitu Kim Ji-hyun dalam laga perebutan medali perunggu.
Disadur dari Bola.com (Penulis Benediktus Gerendo, Published 29/3/2020)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414164/original/000004000_1782298740-Cek_fakta_-_rumor_ukraina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7676875/original/060602200_1780471869-Tugas__23_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256117/original/079954000_1781147945-Tugas__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/682048/original/098866400_1512025251-Endo_potrait_square.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1595048/original/049415100_1494913918-Susy_Susanti_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/37/original/032272900_1521181228-20180222_142938.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7942892/original/090201900_1780778139-AP26157707967919.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5369225/original/064000000_1759459826-adidas-trionda-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393441/original/064092700_1782273896-IMG-20260624-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8393442/original/070756800_1782273896-IMG-20260624-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257368/original/081366600_1781236868-000_B6U83U4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262589/original/038165100_1781838673-AP26170082180731-Meksiko_vs_Korsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4574324/original/025119000_1694607476-AP23256084001856.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258678/original/086617800_1781400963-000_B6Z32RM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)