Premier League Diminta Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Penyebaran Virus Corona

Klub-klub Premier League sudah menerima email panduan menghadapi situasi terburuk penyebaran virus Corona model terbaru.

Diterbitkan 05 Maret 2020, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London - Kompetisi tertinggi di Inggris, Premier League, bersiap menghadapi ancaman wabah virus Corona model terbaru. Klub sudah diminta menyiapkan langkah tepat dalam menghadapi situasi terburuk.

Wabah virus Corona yang pertama kali merebak di Wuhan, Tiongkok, pada akhir tahun lalu belum juga teratasi hingga saat ini. Penyebarannya bahkan semakin meluas hingga ke sejumlah negara lainnya. 

Data terbaru menyebutkan, virus ini telah menginfeksi lebih dari 90 orang di 70 negara dan menewaskan lebih dari 2000 di antaranya. Tiongkok yang menjadi lokasi awal penemuan virus Corona, masih berada di urutan teratas dengan total 80 ribu lebih kasus dengan 3000 lebih kematian.

Wabah virus Corona juga menyebabkan sejumlah agenda olahraga dibatalkan. Upaya ini terpaksa dilakukan demi menekan laju penyebaran virus yang menyebabkan penyakit COVID-19 tersebut. 

Di Italia sejumlah pertandingan Serie A dan Coppa Italia terpaksa dibatalkan karena virus Corona.  Pemerintah Italia juga melarang penonton untuk menghadari seluruh agenda olahraga hingga April. 

Inggris juga tidak luput dari penyebaran virus Corona. Hingga saat ini, negeri Tiga Singa sudah memiliki 85 kasus positif terjangkit virus Corona meski belum ada yang sampai meninggal dunia. Kondisi ini membuat pemerintah Negeri Ratu Elizabeth waspada menghadapi situasi terburuk.  

Sejauh ini, Inggris belum separah Italia. Namun seperti dilansir dari BBC, pemerintah telah meminta Premier League bersiap menghadapi ancaman virus Corona. Seruan ini dilanjutkan pengelola kepada klub dengan mengirim panduan mengenai skenario yang dibutuhkan menghadapi situasi terburuk.

"Lingkungan tim utama yang paling krusial: wabah yang mempengaruhi tim utama dari satu klub saja bakal membuat penyelesaian musim ini bakal sulit sekali," bunyi surat yang diterima klub. 

 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Dibagi dalam 3 Kategori

Dalam surat yang diterima klub-klub Premier League juga disampaikan, kalau pertandingan tanpa penonton menjadi opsi yang paling memungkinkan saat wabah Corona bertambah buruk. Sebab dengan langkah ini, pertandingan tetap bisa berjalan tanpa meningkatkan resiko penularan virus.

"Setelah berdiskusi dengan pemerintah, fokus utama bagi rencana kami yang paling memungkinkan adalah kebijakan untuk bermain tanpa penonton," bunyi email yang diterima klub-klub.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Premier League 2019/2020 sendiri sudah memasuki pekan ke-29. Liverpool sejauh ini masih berada di puncak klasemen dengan koleksi 79 poin atau terpaut 22 poin dari rival terdekat, Manchester City. Sesuai arahan pemerintah, penyelenggara Premier League, telah menyiapkan rencana darurat berdasarkan tiga kategori situasi yang dihadapi. Kategori A yang dideksripsikan sebagai kondisi 'as you are' atau tidak terjadi apa-apa, sedangkan kategori B bakal berlangsung tanpa penonton. Sementara kategori C menjadi langkah terburuk, yakni pembatalan, pengurangan, atau penundaan pertandingan. Dan jika perdoman ini berubah, klub harus segera melakukan pertemuan para pemegang saham.

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan