Sukses

Bukan Hanya Jeruk, Buah-Buah Ini Juga Mengandung Vitamin C yang Tinggi

Liputan6.com, Jakarta- Buah jeruk, selama ini dikenal sebagai buah yang mengandung vitamin C tinggi. Tak pelak, banyak orang mengonsumsi buah ini karena ingin mendapat faedah dari vitamin C yang dikandungnya.

Padahal, jeruk bukan satu-satunya buah yang mengandung vitamin C tinggi. Bahkan, jeruk bukanlah buah-buahan yang memiliki kandungan vitamin C paling tinggi, melainkan jambu biji. Jadi kamu bisa mengonsumsi buah dengan vitamin C tinggi lainnya untuk memenuhi asupan vitamin C tubuh.

Apalagi vitamin C memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan seperti, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu penyerapan zat besi, hingga menghasilkan kolagen. Tentunya memenuhi asupan vitamin C tubuh tiap hari sangatlah penting.

Buah yang mengandung vitamin C tinggi bisa dikonsumsi secara teratur untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Agar lebih aman, kamu harus mengetahui asupan vitamin C harian untuk tubuh kamu sebelum mengonsumsi berbagai macam buah tersebut sesuai dengan kebutuhan tubuh.

 

2 dari 12 halaman

Kebutuhan Vitamin C Tubuh

Kebutuhan vitamin C tiap orang tidak sama, hal ini tergantung pada usia, jenis kelamin dan kondisi kesehatan. Berikut asupan harian vitamin C yang dianjurkan, berdasarkan usia dan jenis kelamin:

- Usia 0-9 tahun: 40-50 mg/hari.

- Remaja laki-laki usia 10-15 tahun: 50-75 mg/hari.

- Laki-laki 16 tahun ke atas: 90 mg/hari.

- Remaja perempuan usia 10-15 tahun: 50-60 mg/hari.

- Perempuan 16 tahun ke atas: 75 mg/hari.

Selain itu, kamu juga perlu memikirkan kondisi kesehatan dalam memenuhi asupan vitamin C ini. Berkonsultasilah dengan dokter tentang kondisi kesehatanmu secara rutin.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, beberapa buah yang mengandung vitamin C tinggi.

3 dari 12 halaman

Jambu biji

Jambu biji adalah buah yang mengandung vitamin C paling tinggi. Jambu biji mengandung lebih dari 200 mg vitamin dalam satu buahnya, melebihi kandungan vitamin C yang dimiliki oleh jeruk.

Selain vitamin C, jambu biji juga mengandung banyak serat. Kandungan serat dalam jambu biji ini juga melebihi kandungan serat yang dimiliki oleh jeruk. Kamu disarankan untuk memenuhi kebutuhan serat sebesar 25 gram (untuk wanita) sampai 38 gram (untuk pria) dalam sehari.

4 dari 12 halaman

Pepaya

 

Buah yang mengandung vitamin C tinggi berikutnya adalah pepaya. Setengah buah pepaya mengandung kurang lebih 94 mg vitamin C. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dibandingkan kandungan vitamin C dalam buah jeruk. Berdasarkan penelitian, konsumsi buah pepaya dapat membantu mencerahkan kulit dan memperkuat tulang. Hal ini bisa terjadi karena kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah pepaya.

Selain vitamin C, buah pepaya juga kaya akan serat, vitamin A, vitamin B kompleks (seperti asam folat, vitamin B6, vitamin B2, dan vitamin B1), kalium, dan kalsium. Karena kandungannya ini pepaya bermanfaat untuk memperlancar pencernaan (serat), menjaga kesehatan kulit dan mata (vitamin A), membantu metabolisme tubuh (vitamin B kompleks), dan mengontrol tekanan darah (kalium).

 

5 dari 12 halaman

Kiwi

Kiwi mengandung vitamin C sebanyak 84 gram per satu buah. Kandungan vitamin C dalam buah kiwi juga lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan vitamin C dalam jeruk. Kandungan antioksidan dari vitamin C-nya yang tinggi membuat buah kiwi dapat membantu tubuh melawan infeksi dan radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu, buah ini juga cocok dijadikan menu diet, karena memiliki kalori yang rendah namun tinggi akan kalium dan serat.

6 dari 12 halaman

Stroberi

Buah yang mengandung vitamin C tinggi selanjutnya adalah stroberi. Setengah gelas (125 ml) stroberi mengandung 52 mg vitamin C. Sedikit di bawah kandungan vitamin C dalam jeruk, tetapi stroberi tetap mempunyai manfaat banyak bagi tubuh.

Selain vitamin C, stroberi juga mengandung antosianin dan asam ellagic. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi stroberi dapat membantu mencegah kamu dari kanker, penuaan, peradangan, dan penyakit saraf.

Buah stroberi kaya akan antioksidan dan juga mengandung vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin E, kalium, mangan, fluor, zat besi, dan iodium, yang tentunya sangat bermanfaat bagi tubuh.

7 dari 12 halaman

Nanas

Sebesar 39-49 gram vitamin C terkandung dalam setengah gelas (125 ml) buah nanas. Tidak berbeda jauh dengan kandungan vitamin C yang ada dalam buah stroberi.

Selain vitamin C, buah nanas juga terkenal dengan kandungan bromelain yang ada di dalamnya. Bromelain merupakan enzim pencernaan yang membantu memecah protein dalam makanan dan mengurangi kembung, serta juga dapat bertindak sebagai antiperadangan.

 

8 dari 12 halaman

Mangga

Kandungan vitamin C dalam buah mangga adalah sebesar 29 mg. Selain sebagai sumber vitamin C, mangga juga sebagai sumber vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, kalium, dan tembaga.

Mangga juga kaya akan serat dan fitonutrien, seperti karotenoid dan polifenol. Senyawa antioksidan polifenol yang terkandung dalam buah mangga terbukti dapat membantu melindungi kamu dari kanker payudara dan kanker usus besar.

9 dari 12 halaman

Leci

Dalam 100 gram buah leci, tekandung 71,5 mg vitamin C. Buah berukuran mungil dan memiliki rasa manis ini juga dapat jadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

Bukan hanya itu, leci juga buah yang kaya akan omega-3 dan omega-6 yang bermanfaat untuk kesehatan pembuluh darah, otak, serta jantung.

10 dari 12 halaman

Sirsak

Dalam 100 gram buah sirsak terkandung sekitar 30 mg vitamin C. Selain kaya akan vitamin C, sirsak juga mengandung beragam nutrisi lain, seperti protein, karbohidrat, hingga niacin yang dipercaya dapat menurunkan risiko kanker dan mencegah penumpukan kolesterol.

11 dari 12 halaman

Blewah

Buah yang mengandung vitamin C tinggi berikutnya adalah buah blewah. Blewah mengandung 36,7 mg vitamin C. Selain itu, buah blewah yang memiliki rasa yang manis dan segar ini banyak mengandung air, sehingga baik untuk mencegah dehidrasi. Buah ini juga mengandung serat, folat dan beta karoten yang baik untuk kesehatan saluran cerna.

Dalam mengonsumsi buah-buah di atas, sebisa mungkin hindari mengolahnya menjadi jus. Alasannya, proses penghalusan diyakini dapat menghilangkan sebagian nutrisi penting pada buah yang kamu konsumsi.

(Husnul Abdi/Septika Shidqiyyah)

12 dari 12 halaman

Saksikan Video tentang Vitamin di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Jangan Sepelekan 6 Tanda Masalah Jantung saat Berolahraga Ini
Artikel Selanjutnya
5 Tips Liburan Aman di Tengah Wabah Virus Corona