Kaleidoskop 2019: 6 Momen Unik Olahraga yang Menyita Perhatian

Sepanjang tahun 2019, event-event olahraga menghadirkan momen-momen unik yang menyita perhatian. Mulai dari petinju cium reporter tv hingga lompatan fantastis Cristiano Ronaldo.

Diterbitkan 26 Desember 2019, 14:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2019 tidak lama lagi berganti. Sepanjang 12 bulan terakhir, berbagai event telah berlangsung di Tanah Air maupun internasional. Tidak hanya menyajikan drama menegangkan seputar pergulatan dalam meraih prestasi, panggung olahraga setahun ini juga diwarnai momen-momen yang unik. 

Sebagian membuat mata terbelalak kagum. Namun tidak jarang yang menghadirkan kerut di dahi. Aktornya juga bisa siapa saja. Mulai dari atlet, pengurus, atau para pendukung alias suporter. 

Masih segar dalam ingatan bagiamana Cristiano Ronaldo menyihir pecinta sepak bola di dunia lewat gol spektakulernya sata Juventus mengalahkan Sampdoria, pekan lalu. Tidak hanya membawa Si Nyonya Tua ke puncak klasemen Serie A, gol itu menjadi buah bibir karena prosesnya yang tergolong unik. 

Selain sepak bola, dunia tinju juga sempat mencuri perhatian lewat aksi nyeleneh Kubrat Pulev pada Maret 2019. Liputan6.com telah merekam beberapa momen unik olahraga lainnya sepanjang 2019. Apa saja? Simak rinciannya pada kaleidoskop olahraga 2019 di bawah ini:

 

Saksikan video menarik di bawah ini:

Petinju Cium Reporter

Petinju asal Bulgaria, Kubrat Pulev, senang bukan kepalang usai mengalahkan Bogdan Dinu di The Hangar, Costa Mesa, California, Amerika Serikat, pada 23 Maret 2019. Sebab dalam duel ini, Pulev yang sudah berusia 37 tahun berhasil memukul KO petinju asal Rumania itu pada ronde ketujuh.

Namun siapa sangka, kemenangan ini justru mengantarnya ke dalam masalah. Dia dijatuhi denda dan lisensi bertinjunya terancam dicabut. Tidak hanya itu, Pulev pun menuai kecaman dari warganet.

Semua bermula dari kegembiraan yang berlebihan Pulev usai memenangkan pertarungan. Pulev tidak bisa mengontrol perasaannya ketika diwawancara reporter wanita, Jennifer Ravolo saat turun ring. Di tengah wawancara, Pulev tiba-tiba mencium bibir Ravolo yang baru saja melontarkan pertanyaan.

Di hadapan kamera, semuanya baik-baik saja. Apalagi keduanya sudah mengenal satu sama lain cukup lama. Pulev juga tidak merasa berbuat salah karena Ravolo tampak tertawa usai kejadian tersebut.

Namun di belakang kamera sikap Ravolo berubah. Dia merasa dilecehkan dan menempuh jalur hukum atas kejadian itu. Wanita berkacamata itu kesal karena selain mencium, Pulev juga meraba-rabanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Seperti dilansir dari TMZ, Pulev membantah semua tuduhan itu. "Anda mungkin melihat klip saya mencium seorang reporter wanita setelah wawancara setelah saya memenangkan pertarungan saya Sabtu malam. Reporter, Jenny, sebenarnya adalah teman saya, dan setelah wawancara, saya sangat gembira, saya memberinya ciuman," terang Pulev. "Malam itu, dia bergabung dengan saya dan teman-teman saya yang lain pada perayaan pasca petarungan saya. Di video, setelah ciuman kami, kami berdua tertawa tentang hal itu dan saling berterima kasih. Tidak ada yang lebih dari ini," kata Pulev menambahkan. Namun pengadilan berkata lain. Pulev akhirnya dihukum denda 2.500 dollar AS atau sekitar Rp36 juta. Dia juga diwajibkan mengikuti kelas pelecehan seksual selama enam bulan. Jika terbukti melanggar lagi, Pulev dipastikan bakal kehilangan lisensi bertinjunya selama seumur hidup

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan