11 Pemain Terbaik di Penyisihan Grup Liga Champions 2019-2020

Babak penyisihan grup Liga Champions 2019-2020 telah berakhir, berikut formasi 11 pemain terbaik setelah enam pertandingan.

Diterbitkan 14 Desember 2019, 07:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Nyon - Fase grup Liga Champions 2019-2020 telah usai. Sebanyak 16 tim juga sudah memastikan diri lolos ke fase knock-out. Sejumlah pemain mampu tampil memukau meski gagal membawa klubnya lolos.

Kejutan terjadi ketika dua tim Serie A Italia, Napoli dan Atalanta, serta wakil La Liga Spanyol, Valencia mampu 'lolos dari lubang jarum'. Sebaliknya, kegagalan Inter Milan lolos ke 16 besar Liga Champions juga cukup menyeritkan dahi.

Musim ini, muncul beberapa nama anyar yang membuat penikmat sepak bola berdecak kagum. Erling Barut Haaland, remaja sensasional milik RB Salzburg merebut hati publik berkat penampilan impresifnya sepanjang babak grup dengan lesakan delapan golnya.

Selain Haaland, ada nama Rodrygo, striker muda serbabisa Real Madrid yang sukses melesakkan empat gol dan dua assist dari empat pertandingan. Ia juga mendapatkan dua kali gelar man of the match dari perangkat pertandingan.

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, justru tampil melempem. Diprediksi bakal bersaing ketat di daftar top scorer, performanya malah menurun dan baru mencetak dua gol saja dari enam kali pertandingan.

Berikut ini Bola.com mengulas susunan pemain dan formasi terbaik fase grup Liga Champions 2019-2020.

Kiper

Keylor Navas

Minimnya gol yang bersarang di gawang Paris Saint-Germain tak lepas dari performa menawan Keylor Navas. Berdasarkan statistik yang dihimpun Whoscored, kiper Puerto Rico itu total melakukan 13 penyelamatan, atau 2.6 kali per pertandingan.

Navas bermain sebanyak lima kali di babak grup. Ia baru kebobolan dua kali dan tingkat keberhasilan menggagalkan peluang lawan mencapai 87,5 persen.

Pemain Bertahan

Nicolas Tagliafico

Peran Nicolas Tagliafico bersama Ajax Amsterdam tak tergantikan. Ia bermain pada seluruh pertandingan yang dijalani klubnya dengan torehan satu gol dan satu assist.

Rata-rata tiap pertandingan, ia memenangi 2.2 duel udara. Buat tim yang gagal lolos ke babak 16 besar, peran Tagliafico cukup vital melihat persentase passing suksesnya mencapai 79.8%, lumayan besar buat seorang bek.

Kalidou Koulibaly

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Meski Napoli tengah dilanda kisruh internal dan performa mereka menurun di pentas Serie A, penampilannya di panggung Liga Champions jauh lebih baik. Memang, perjalanan Napoli di babak grup tidak mulus. Akan tetapi, dari enam tim yang kebobolan di bawah lima gol, Napoli adalah satu di antaranya. Kalidou Koulibaly menjadi pemain paling berpengaruh. Ia melakukan intersep sebanyak sembilan kali, dan dari 21 tekelnya, 13 berhasil mengenai sasaran. Benjamin Pavard Bayern Munchen tak perlu menunggu lama untuk kembali mendapatkan bek kanan andal sepeninggal Phillip Lahm ata Bixente Lizarazu. Mereka sudah memilikinya atas nama Benjamin Pavard. Pavard tak cuma piawai membantu penyerangan, namun ia juga juga pemain serbabisa. Bek asal Prancis itu bisa berposisi di tengah mau pun kiri, meski posisi aslinya adalah bek kanan.

Halaman
Show All
Gregah Nurikhsani, Windi Wicaksono, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan