Sukses

Menebang Pohon, Perusahaan Kapten Real Madrid Didenda Rp 3,9 Miliar

Liputan6.com, Madrid - Kabar tidak sedap datang dari kapten Real Madrid Sergio Ramos. Perusahaan Ramos, Aguilena de Inversiones SA, didenda oleh pengadilan Spanyol karena dinilai terbukti menebang pohon berusia 100 tahun di Spanyol .

Seperti dilansir Football Espana, Jumat (19/7/2019), perusahaan bek Real Madrid tersebut didenda 250 ribu euro atau sekitar Rp 3,9 miliar. Tak hanya itu, perusahaan ini juga harus menyediakan bibit pohon, sejumlah dengan pohon yang ditebang.

Sanksi itu dijatuhkan lantaran perusahan Ramos bertanggung jawab atas pelanggaran sangat serius terhadap Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Perlindungan dan Promosi Arbolado Perkotaan Komunitas Madrid.

Perusahaan Ramos juga telah dituduh menebang ilegal di La Moraleja, Madrid. Kasus tersebut dimulai pada awal Januari 2019.

Berbagai sumber mengklaim antara 60 hingga 90 pohon dari spesies yang berbeda mulai dari pinus, pohon poplar, pohon holm, dan pohon zaitun berukuran besar ditebang secara ilegal oleh perusahaan pemain Real Madrid tersebut.

 

2 dari 2 halaman

Di Kanada

Saat Pengadilan Spanyol menjatuhkan sanksi kepada perusahaannya, Ramos sedang tidak berada di Real Madrid. Pria berusia 33 tahun tengah berada di Kanada.

Ramos saat ini tengah mengikuti sesi latihan pramusim Real Madrid. Seri latihan itu juga diikuti para pemain anyar Los Blancos, seperti Eden Hazard dan Luka Jovic.

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Zidane Ingin Cegah Keylor Navas Tinggalkan Real Madrid
Artikel Selanjutnya
Guardiola Menggagalkan Kemenangan Real Madrid atas Valladolid