Sukses

Pelatih Persib Harapkan Dukungan Bobotoh di Babak 16 Besar Piala Indonesia

Liputan6.com, Bandung Pelatih Persib Bandung Miljan Radovic berharap dukungan bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat kala timnya menjamu Arema FC pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia, Senin (18/2/2019) nanti. Dukungan pemain ke-12 itu diharapkan akan membantu tim berjuluk Maung Bandung meraih hasil maksimal.

Pelatih asal Montenegro itu mengaku terkesan atas dukungan penuh yang ditunjukkan bobotoh kala Persib menjamu Persiwa Wamena pada leg kedua babak 32 besar, beberapa waktu lalu. Dalam pertandingan itu, Persib sukses memetik kemenangan dengan skor telak 7-0.

Sadar dukungan dari suporter tersebut memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap permainan timnya di lapangan, Radovic berharap Febri Hariyadi dan kawan-kawan bisa mendapat dukungan lebih pada pertandingan babak 16 besar nanti.

"Selalu saya bicara bobotoh bagus. Mereka pemain ke-12 kami dan selalu mendukung kami," kata Radovic, Sabtu (16/2/2019).

"Semua berharap bobotoh Persib datang, seperti kemarin (lawan Persiwa). Tetap mendukung positif kami," sambungnya.

Pada laga yang digelar pukul 15.00 WIB nanti, Radovic tentunya ingin memberikan kemenangan untuk bobotoh. Ia pun menyatakan pasukan Maung Bandung dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi laga melawan Singo Edan tersebut.

"Pemain dan semua sama seperti bobotoh ingin menang semuanya. Kami dan bobotoh punya mental bagus untuk hadapi pertandingan. Jadi dukung kami dengan sportif laga besok," harap Radovic.

2 dari 2 halaman

Panpel Siapkan 25 Ribu Karcis

Laga Persib vs Arema FC dipastikan akan menyedot animo kedua suporter untuk mendukung. Menurut General Coordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman, untuk laga nanti pihaknya hanya mencetak 25 ribu lembar tiket.

Meski lebih banyak dari tiket yang dicetak saat laga Persib vs Persiwa, jumlah tersebut tidak melebihi kapasitas Stadion Si Jalak Harupat yang bisa menampung sampai 27.400 penonton.

Panpel Persib akan mengetatkan peraturan bahwa pintu stadion ditutup total 15 menit setelah dimulai babak pertama. Siapapun tak bisa masuk ke dalam stadion setelah lewat batas waktu tersebut sekalipun sudah mengantongi tiket.

Begitu juga calon penonton yang tidak memiliki karcis, pihak aparat keamanan mengimbau agar datang. Tujuannya jelas untuk memberi kenyamanan dan keamanan.

Selain itu, panpel Persib memberikan imbauan di laga penuh gengsi tersebut agar Aremania, pendukung fanatik Arema, jangan memaksakan diri datang ka stadion. Imbauan tersebut disampaikan panpel setelah melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bandung untuk membahas masalah keamanan pertandingan. Mengingat pendukung Persib, dengan Aremania dikenal memang tidak akur. Dan bila bertemu kerap terjadi bentrokan.

"Setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk bapak Kapolres Bandung (AKBP Indra Hermawan), sebaiknya pendukung Arema tidak datang untuk menonton pertandingan ke Bandung. Bukan bermaksud apa-apa, tapi ini semua demi kebaikan bersama," kata Budi Bram seperti dilansir laman resmi klub.