Sukses

Son Heung-Min Jadi Pembeda untuk Korea Selatan di Piala Asia 2019

Abu Dhabi - Pemain Korea Selatan menyambut gembira bergabungnya Son Heung-Min di Piala Asia 2019. Salah satu yang menambut kehadirannya di the Taeguk Warriors, Ki Sung-yueng.

Ki, menilai Son bisa jadi pembeda untuk Korea Selatan yang mengejar gelar juara di Piala Asia 2019. Kendati sang pelatih, Paulo Bento, sebelumnya pernah berujar tak akan mengubah pendekatannya dalam menerapkan gaya main buat timnas asuhannya sekali pun Son gabung.

Seperti diketahui, Son baru bisa gabung the Taeguk Warriors di Piala Asia 2019 setelah dua pertandingan di penyisihan Grup C. Pemain Tottenham Hotspur itu akhirnya menjalani debut di Piala Asia 2019 dengan ikut membawa Korsel memenangi laga terakhir di fase grup melawan China dengan skor 2-0 (16/1/2019).

Ki meyakini koleganya di Premier League itu bisa jadi pembeda dalam upaya Korea Selatan mengakhiri paceklik gelar di Piala Asia.

"Dia pemain yang bisa mengubah permainan dan dia juga bisa mencetak gol. Dan itu yang terpenting di sepak bola. Jika Anda mencetak gol lebih banyak dari kebobolan, Anda menang, dan dia pendongkrak besar buat kami," ujar Ki.

"Tentu akan ada banyak tekanan dan banyak bek yang fokus kepadanya, tapi dia punya kualitas cukup yang membuatnya bisa bicara banyak dalam sebuah pertandingan. Segalanya berbeda di sini; cuaca berbeda, lapangan berbeda, tapi saya tetap mengharapkan dia bisa berbuat sesuatu buat tim ini," lanjut gelandang Newcastle United itu.

 

2 dari 2 halaman

Kontribusi di Asian Games

Tuah Son memang sangat dinantikan di Timnas Korea Selatan. Kehadirannya bisa menambah kepercayaan diri pemain lain dalam tim mengingat performanya saat ini sedang menanjak.

Pemain 26 tahun itu sudah membuktikan mampu berkontribusi maksimal dengan membawa Korea Selatan memenangi medali emas Asian Games 2018, sekali pun ajang itu untuk tim U-23.

Son kini diharapkan mampu membawa Korea Selatan mengalahkan Bahrain di fase 16 besar dan lolos ke perempat final Piala Asia 2019 untuk memperbesar asa merebut gelar juara pertama dalam enam dekade terakhir.

Sumber: AFC

Loading
Artikel Selanjutnya
Piala Asia 2019: Korsel Yakin Akhiri Paceklik Gelar
Artikel Selanjutnya
Kelelahan, Striker Tottenham Tetap Siap Jadi Andalan Korsel di Piala Asia