9 Stadion Ini Pakai Nama Pahlawan Nasional

Stadion-stadion ini mungkin sudah akrab dengan penggemar sepak bola di Indonesia.

Diterbitkan 31 Desember 2018, 18:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Stadion-stadion di Indonesia kerap menggunakan nama pahlawan sebagai nama stadion mereka. Ini merupakan ungkapan terima kasih, penghargaan, dan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan nasional.

Stadion hanya salah satu perwujudan ungkapan terima kasih pemerintah kepada pahlawan. Pemerintah kerap mengabadikan nama-nama tokoh yang sudah berjuang bagi bangsa dan negara dalam berbagai cara dan periode waktu ini, menjadi nama jalan maupun bandar udara di Indonesia. 

Namun, tak hanya diabadikan menjadi nama jalan dan airport, para nama pahlawan nasional itu digunakan untuk menamai sejumlah stadion yang berdiri di Tanah Air.

Dari 147 tokoh yang mendapatkan gelar pahlawan nasional sesuai surat keputusan (SK) Presiden per Januari 2010, yang dilansir bola.com dari situs Kementerian Sosial RI, setidaknya ada sembilan stadion yang diberi nama menggunakan nama pahlawan nasional RI.

Berikut sembilan stadion yang memiliki nama dari para pahlawan nasional RI itu: 

1. Stadion Utama Gelora Bung Karno

Stadion yang terletak di Kompleks Gelora Bung Karno, kawasan Senayan, ini jelas mengingatkan kita pada Soekarno, proklamator sekaligus presiden pertama Indonesia. Soekarno ditetapkan jadi pahlawan nasional dengan SK Presiden 081/TK/1986 pada 23 Oktober 1986.

SUBGK jadi stadion nasional dan kebanggaan Indonesia karena stadion yang dibangun atas ide Soekarno mulai 1958 ini memiliki rekam jejak yang mewarnai sejarah khususnya olah raga negara ini.

2. Stadion H. Agus Salim

Stadion H. Agus Salim terletak di Padang, Sumatra Barat, dan jadi markas Semen Padang. Nama stadion ini diambil dari nama Agus Salim, yang merupakan aktivis kemerdekaan, politisi, dan pemimpin islam Minang.

Perbaikan di Stadion H. Agus Salim jelang semifinal Piala Jenderal Sudirman dilakukan Semen Padang dengan biaya sendiri. (Bola.com/Arya Sikumbang)

Agus Salim ditetapkan jadi pahlawan nasional sesuai SK Presiden No. 657 Tahun 1961 pada 27 Desember 1961.

Stadion H. Agus Salim termasuk stadion yang berstandar AFC dan jadi yang terbaik di Pulau Sumatra. Berbagai pertandingan di Piala AFC yang dilakoni Semen Padang dimainkan di stadion ini.

 

Berikutnya

3. Stadion WR. Soepratman

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Mungkin tak banyak yang mengetahui bila nama pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya ini diabadikan jadi nama stadion. Stadion WR Soepratman terletak di kota kecil di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Purworejo. Penggunaan nama Wage Rudolf Soepratman di kabupaten yang kerap dijuluki sebagai kota pensiun itu lantaran komposer nasional itu diyakini lahir di Purworejo. Stadion WR. Soepratman menjadi kandang Persekabpur Purworejo, yang berkiprah di Liga Nusantara Jateng. Selain jadi nama stadion, WR Soepratman juga jadi nama GOR yang letaknya berada di kompleks stadion. WR. Soepratman ditetapkan jadi pahlawan nasional sesuai SK Presiden No 016/TK/1971 pada 20 Mei 1971. 4. Stadion Sultan Agung Markas Persiba Bantul ini mengambil nama dari pahlawan nasional Sultan Agung Adi Prabu Hanyakrakusuma. Beliau adalah sultan ketiga dari Kesultanan Mataram yang berkuasa pada 1613-1645. Sultan Mataram ini berani melakukan perlawanan terhadap VOC. Atas jasanya terhadap bangsa ini, pemerintah Indonesia menganugerahi Sultan Agung gelar pahlawan nasional pada 3 November 1975 dengan SK No. 106/TK/1975.

Halaman
Show All
Aning Jati, Ario YosiaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan