Sukses

Piala Dunia 2108: Tumbang di Laga Terakhir Grup, Inggris Terluka

Jakarta - Inggris terluka. Mereka dipermalukan Belgia 0-1 di laga terakhir Grup G Piala Dunia 2018, Kamis (28/7/2018).

Ya, tren positif Inggris di Piala Dunia 2018 berakhir tadi malam. Mereka resmi menelan kekalahan perdana mereka di event empat tahunan itu, setelah mencetak kemenangn di dua laga awal.

Laga tersebut sebenarnya cukup berimbang karena kedua tim sama-sama tampil menyerang. Namun The Three Lions harus mengakui keunggulan sang lawan setelah Adnan Januzaj merobek jala mereka.

Dier sendiri merasa bahwa timnya seharusnya tidak kalah pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2018. "Kami ingin memenangkan semua pertandingan yang ada dan kami kecewa kami gagal melakukan itu hari ini," ujar Dier kepada halaman resmi FIFA.

 

Piala Dunia 2018

Jadwal Pertandingan 16 Besar Piala Dunia 2018

Masuk Skema Neraka di 16 Besar Piala Dunia 2018, Belgia Tak Gentar

Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2018

2 dari 4 halaman

Kurang Tajam

Dier mengakui bahwa timnya sebenarnya bermain dengan baik, namun sayang timnya kurang tajam dalam penyelesaian akhir.

"Saya rasa hari ini kami bermain dengan baik. Saya juga merasa pertandingan tadi cukup berimbang di antara kedua tim."

"Kami menciptakan beberapa peluang bagus. Kami seharusnya bisa mengoptimalkan itu dan itulah yang hilang dari kami hari ini."

3 dari 4 halaman

Lawan Berat

Di kesempatan yang sama, Dier juga melayangkan pujiannya kepada Timnas Belgia yang diperkuat oleh pemain-pemain top.

"Belgia memiliki banyak pemain berkualitas, dan pertandingan tadi ditentukan dari kualitas-kualitas tersebut."

"Apapun yang terjadi tadi, kami benar-benar kecewa harus kalah hari ini. Namun yang terpenting adalah kami berhasil lolos ke ronde berikutnya." tandas pemain Tottenham Hotspur tersebut.

4 dari 4 halaman

Bangkit Kembali

Timnas Inggris akan menargetkan kebangkitan mereka saat menghadapi Juara Grup H, Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2018 ini.

 

Sumber: Bola.Net

Loading
Artikel Selanjutnya
22-2-2006: Perampok Bersenjata Gasak Rp 599 Miliar di Perusahaan Keamanan Inggris
Artikel Selanjutnya
Tugas Harry dan Meghan di Kerajaan Inggris Resmi Berakhir Maret 2020