Internal AC Milan Retak Gara-Gara Sanksi UEFA

Ancaman sanksi dari UEFA tampaknya benar-benar mengguncang internal AC Milan.

Diterbitkan 24 Mei 2018, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Milan - Ancaman sanksi dari UEFA tampaknya benar-benar mengguncang internal AC Milan. Kabarnya, hubungan pemilik AC Milan, Yong Hong Li dan CEO Marco Fassone merenggang setelah keputusan UEFA itu keluar.

Seperti dilansir Football Italia, Li menuding Fassone tidak bekerja cukup keras untuk meyakinkan UEFA mengenai kondisi finansial AC Milan. Fassone sendiri memang beberapa kali bertemu perwakilan UEFA untuk membahas kondisi finansial AC Milan sebelum keputusan ini diumumkan.

Dalam beberapa pertemuan itu, Fassone disebut berusaha meyakinkan UEFA agar memberi AC Milan kelonggaran. Namun negosiasi yang ditawarkan Fassone sepertinya gagal.

UEFA memutuskan AC Milan telah melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP) setelah menggelontorkan dana sekitar 200 juta euro untuk transfer pemain. UEFA pun mengancam AC Milan dengan tiga sanksi, salah satunya adalah larangan bermain di Liga Europa.

Selain larangan itu, AC Milan juga berisiko terkena denda dan pemotongan hadiah. Sanksi serupa pernah diterima klub lain yaitu PSG, Manchester City, dan Besiktas.

 

Saling Tuding

Dituding Li, Fassone kabarnya tak tinggal diam. Ia justru menilai Li berada di balik kisruh finansial klub.

Pasalnya, Li adalah sosok yang meminjam dana sekitar 303 juta euro dari Elliot Management untuk mendanai transfer pemain tersebut. Utang itu kabarnya bakal jatuh tempo pada Oktober tahun ini.

Bela Diri

Di sisi lain, Fassone memutuskan untuk tidak tinggal diam menghadapi ancaman sanksi UEFA. Ia dan sejumlah perwakilan AC Milan disebut bakal bertemu UEFA membahas permasalahan ini.

"Kami akan membawa data ke badan UEFA dan menegaskan bahwa Milan hari ini harus membayar kesalahan tahun 2014 hingga 2017, ketika pemiliknya sama sekali berbeda," kata Fassone.

"Kami menjalankan klub ini dengan sangat sehat dan seimbang. Jadi kami sebetulnya sangat berharap UEFA menawarkan solusi. Jelas, saya sangat kecewa," ujar Fassone menambahkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Babak Pertama Memalukan, Didier Deschamps Pasang Badan usai Prancis Ditekuk Inggris 4-6

Luthfie Febrianto, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Serie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016
    Liga Italia
  • liputan6
    UEFA atau Union of European Football Associations, dalam bahasa Indonesia disebut Uni Sepak Bola Eropa,
    UEFA
  • Financial Fair Play