Khawatir Penonton Rugi, PBSI Tolak Kebijakan Skor Baru

PBSI akan menyampaikan keberatannya dalam forum anggota BWF

Diterbitkan 19 Mei 2018, 22:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merasa keberatan dengan usulan kebijakan skor. PBSI menilai skor pertandingan yang baru dengan skor yang lebih kecil yakni 11 poin, akan mengurangi daya pikat olahraga tepok bulu ini.

"Indonesia menolak kebijakan tersebut. Karena kami ingin tetap membuat bulu tangkis menarik bagi penonton dan juga pebisnis. Karena dengan skor 11, pertandingan kemungkinan akan lebih singkat dan penonton akan merasa rugi," kata Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto, Sabtu, seperti dilansir Antara.

PBSI akan menyampaikan keberatannya dalam forum anggota BWF yang akan mengadakan pertemuan dan pemungutan suara di Bangkok, Sabtu ini. Kabarnya sikap yang sama juga tunjukkan oleh beberapa negara Asia lainnya.

Selain akan mengurangi daya pikat, wacana BWF untuk penggantian sistem skor, dari 21 x 3 gim, menjadi 11 x 5 gim menurut PBSI akan sangat berpengaruh pada para pemain itu sendiri.

Cukup Memberatkan

"Alasan lainnya karena pemain kami sudah enjoy dengan sistem yang saat ini. Kalau ada yang harus berubah, cukup memberatkan karena harus beradaptasi lagi," ucap Budiharto.

Selain aturan skor, wacana perubahan pendampingan atlet juga dikabarkan akan dibahas dalam forum tersebut yang akan mengatur keberadaan pelatih nantinya yang hanya boleh di gim ketiga dan kelima. Wacana pengaturan servis juga akan ditentukan dalam forum kali ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ruben Amorim dan AC Milan Diprediksi Langsung Berpisah Musim Ini

Liputan6.com, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan