74 Pelari Kumpulkan Rp 400 Juta Lebih dalam Run To Care

Menempuh 150KM dari SOS Children's Village Cibubur ke Village Lembang dengan rute terjal bukan hal mudah untuk dilalui dalam Run To Care.

Diterbitkan 01 September 2017, 00:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ajang charity run yang digelar SOS Children’s Villages Indonesia sukses mengumpulkan dana lebih dari Rp 445 juta Dana yang dihimpun melalui situs Kitabisa.com oleh para pelari ini akan digunakan untuk mendanai renovasi rumah anak di lokasi kerja SOS.

National Director SOS Children’s Villages Indonesia Gregor Hadi Nitihardjo mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pelari yang telah berjuang keras menyelesaikan race sepanjang 150 KM ini. "Mengikuti perjalanan pelari dari titik start hingga finis membuat saya terharu. Teriknya matahari siang dan dinginnya udara malam ditambah medan yang terus menanjak tak menghentikan semangat para pelari ini untuk menaklukkan tantangan ini," ucap Hadi di Jakarta, Kamis (31/8/2017).

>"Terlebih, semua itu dilakukan bukan sekadar untuk mencapai garis finis, tetapi juga komitmen untuk membantu anak-anak kami. Kata terima kasih mungkin tidak cukup untuk membalas jerih payah para pelari ini. Akan tetapi, saya yakin, senyuman anak-anak yang menyambut mereka di garis finish mampu menghilangkan lelah akibat dua hari dua malam berlari," ucapnya menambahkan.

Mengusung konsep ultra maraton, acara yang diberi nama Run To Care Village to Village ini diikuti oleh 74 pelari yang terbagi dalam 3 kategori: individu (150 KM), relay (70-80KM), dan team (35-35-40-40KM). Start dimulai pada Sabtu (19/8/2017) pukul 00.00 WIB, di SOS Children’s Village Cibubur dengan Cut of Time (COT) 36 jam pada Minggu (20/8/2017) di SOS Children’s Village Lembang.

Sebanyak 47 peserta mencapai garis finis, sedangkan 27 sisanya dinyakan did not finish (DNF). Hendra Siswanto tercatat sebagai pelari tercepat dalam ajang ini dengan catatan waktu 23 jam 36 menit 5 detik.

"Run To Care memang bukanlah suatu lomba lari, namun suatu penggalangan donasi untuk anak-anak Indonesia. Lari hanyalah suatu misi untuk membawa pesan tersebut. Ini menggambarkan suatu perjuangan panjang yang berat. Maka dari itu, saya juga harus berjuang keras untuk menyelesaikan misi ini," ujar Hendra penuh semangat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Dengan mengatur pacing 7 menit/km, saya menargetkan finis dalam 24 jam dengan waktu 6, 8, dan 10 jam untuk setiap 50 KM," jelas bapak tiga anak ini. Saksikan video menarik berikut ini: [vidio:](https://www.vidio.com/watch/779542-real-madrid-raup-untung-rp-1-4-triliun-dari-penjualan-striker)

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan