6 Pemain yang Bersinar Setelah Tinggalkan Liga Inggris

Persaingan Liga Inggris ketat, pemain bintang sulit bersinar.

Diterbitkan 11 April 2017, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Salah akhirnya dilepas ke Roma secara pemanen. Musim ini, dia mengemas 11 gol dan 8 asisst. Ini lebih baik dari saat memperkuat Chelsea yang hanya 2 gol dari 13 laga.

4. Edin Dzeko

Dzeko sebenarnya tidak tampil buruk bersama Manchester City (2011-2015). Selama memperkuat The Citizens, Dzeko tu mampu mengemas 50 gol dalam 130 pertandingan. 

Meski demikian, Dzeko selalu berada di bawah bayang-bayang Sergio Aguero. Pemain asal Argentina itu masih menjadi pilihan untuk di lini depan The Citizens. 

 

Dua tahun lalu Dzeko akhirnya pindah ke AS Roma dan mengemas 24 gol dalam 27 pertandingan. 

3. Angel Di Maria

Mungkin, pemain Argentina ini seperti titisan dari Alfredo di Stefano. Dia tampil gemilang bersama Real Madrid.

Hal itulah yang menarik minat dari Manchester United. Namun, kariernya di sana rusak karena cedera dan gaya permainan yang tak cocok di Liga Inggris.

Di Maria kemudian dijual ke Paris Saint Germain (PSG). Di sana, Di Maria menghidupkan lagi bentuk permainannya seperti kala perkuat Los Blancos.

2. Radamel Falcao


Setelah dicap sebagai striker terbaik di dunia, Falcao memiliki karier buruk di Liga Inggris. Padahal dua raksasa sekelas Manchester United dan Chelsea pernah tergiur dibuatnya. Selama di Liga Inggris, namanya semakin lama kian meredup. 

Sinarnya mulai terlihat lagi saat dia memutuskan bergabung ke AS Monaco. Pemain asal Kolombia itu juga menjelma menjadi striker yang ditakuti di Liga 1. Hingga saat ini, Falcao telah mengemas 28 gol dari 43 pertandingan bersama AS Monaco. 

 

1. Mario Balotelli


Menemukan klub yang cocok dengan Mario Balotelli memang terbilang sulit. Sikap kekanak-kanakan pemain asal Italia tersebut membuat klub sulit mempertahankannya. 

Kiprah Super Mario di Liga Inggris berawal dari Manchester City, 2010-2013 lalu. Selama tiga musim bersama The Citizens, Balotelli mengemas 20 gol dari 54 laga.

Sayang ketajamannya di depan gawang lawan justru tenggelam dengan sederet kejadian kontrovesi yang melibatkannya. Mulai dari perselisihan dengan pelatih Roberto Manchini, hingga keputusannya menentang sanksi denda dari pihak manajemen.

Balotelli terlempar dari City. Dia lalu bergabung dengan AC Milan selama semusim sejak 2013-14. Bersama Rossoneri, Balotelli kembali bersinar dengan 26 laga dari 43 laga. 

Musim berikutnya, Balotelli kembali ke Liga Inggris dan bergabung dengan Liverpool. Namun lagi-lagi Balotelli terpuruk dan sempat dipinjamkan ke Milan. Bersama The Reds, Balotelli hanya bermain sebanyak 16 laga dan mencatak satu gol. 

Kehadiran pelatih baru, Jurgen Klopp juga tidak mampu menyelamatkan karier Balotelli.  Dia akhirnya pindah ke OGC Nice sebagai pemain bebas transfer. Namun, ketika bermain di Prancis, dia menggila dan mengemas 13 gol dalam 17 laga saja di Ligue 1.

I. Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan