Sukses

Liverpool Gagal Rekrut Sayap Berbakat Belanda

Liputan6.com, Liverpool - Liverpool bisa kehilangan salah satu buruannya di bursa transfer Januari ini. Pasalnya, Qincy Promes mengesampingkan isu yang menyebut dirinya akan pergi ke Liga Inggris.

Promes merupakan salah satu bidikan The Reds sejak November 2016 lalu demi menajamkan lini serang mereka. Saat itu, Promes juga diharapkan bisa menjadi pengganti Sadio Mane yang tampil di Piala Afrika 2017 bersama Senegal.

Sayang, hingga jelang jendela transfer musim dingin tutup, winger asal Belanda itu belum juga mendarat di Anfield. Yang paling mengejutkan, pemain 25 tahun itu memilih setia bersama Spartak demi mencapai ambisinya.

“Saya tidak pernah berpikir tentang klub lain. Tak pernah. Beberapa hal dikatakan, tapi saya tidak tahu tentang itu. Saya hanya tahu, bahwa saya bermain untuk Spartak, dan orang-orang yang benar-benar tahu saya memahami ini,” kata Promes kepada Sport Express.

Pemain kelahiran Amsterdam ini mengakui, bahwa dirinya banyak berbincang dengan gelandang Liverpool, Giorginio Wijnaldum yang ingin satu klub dengannya. Tetapi Promes membantah bahwa pembicaraan itu mengenai Liverpool. Promes juga menuturkan, bahwa dirinya belum siap untuk bermain di kompetisi sekeras Liga Inggris.

“Saya percaya, bahwa saya memiliki segalanya dalam arah yang benar, dan aku masih muda. Tapi saya ulangi. Saya ingin mencapai sesuatu dengan Spartak. Hal ini penting bagi saya dan karier saya,” Promes menegaskan.

Tidak bergabungnya Promes menambah daftar buruan yang gagal direkrut Liverpool. Sebelumnya ada Julian Draxler yang memilih ke Paris Saint Germain. Lalu giliran Christian Pulisic yang memperpanjang kontrak dengan Borussia Dortmund.