Sukses

Jerman Vs Prancis: Kental Aroma Balas Dendam

Liputan6.com, Marseille - Jerman dan Prancis akan melakoni pertarungan untuk memperebutkan tiket final Piala Eropa 2016. Sebagai tuan rumah, motivasi Prancis tentu lebih besar. Mereka juga bertekad menuntaskan dendam kepada Jerman.

Laga semifinal Piala Eropa 2016 antara Jerman dan Prancis di Stade Velodrome, Jumat (7/7/2016) dinihari WIB, bisa disebut sebagai final kepagian. Pasalnya, dua tim itu menyandang status sebagai kandidat juara.

Jerman dan Prancis sudah sama-sama melewati hadangan yang sulit untuk mencapai semifinal. Di Grup C, Der Panzer menobatkan diri sebagai penguasa setelah memenangi persaingan dengan Polandia, Irlandia Utara, dan Ukraina. Dari tiga laga, mereka menorehkan dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Di perdelapan final, tim asuhan Joachim Low itu melanjutkan kegemilangan dengan memecundangi Slovakia tiga gol tanpa balas. Lalu, mereka menyingkirkan salah satu kandidat juara, Italia, di perempat final lewat adu penalti.

Begitu pula dengan Prancis di Grup A. Status raja Grup A disandang Les Bleus setelah menaklukkan Rumania 2-1, Albania 2-0, dan ditahan Swiss tanpa gol. Kehebatan Prancis berlanjut setelah mendepak Republik Irlandia lewat kemenangan 2-1. Terkini, Prancis mempermalukan tim kejutan Islandia 5-2 di perempat final.

Karena itu, kedua tim memang sama-sama layak tiba di semifinal. Didier Deschamps, pelatih Prancis, pun yakin pasukannya akan menorehkan sejarah hebat.

"Saya percaya para pemain memiliki kepercayaan diri yang besar. Ini bukan proses yang mudah, tapi anak-anak akan memberikan segalanya saat melawan Jerman. Kami memiliki kesempatan dan ingin memanfaatkannya sebaik mungkin," kata Deschamps seperti dikutip Soccerway.

2 dari 2 halaman

Badai Cedera

Di sisi lain, pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi Prancis untuk membalas dendam. Keduanya memang sempat bertemu di perempat final Piala Dunia 2014. Kala itu, Prancis harus menyerah dari Jerman akibat gol tunggal Mats Hummels di menit 12.

Kesempatan Prancis untuk mewujudkan hal itu terbilang besar. Pasalnya, Jerman tengah dihadang krisis pemain akibat cedera dan akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Hummels yang sudah dua kali menerima kartu kuning, Khedira yang didera cedera hamstring, dan Mario Gomez cedera paha kanan.

Meski begitu, Prancis juga tak serta merta bisa meremehkan Jerman. Pasalnya, mereka masih punya banyak pelapis yang berkualitas. Untuk menggantikan peran Hummels, Low bisa memasang Shkodra Mustafi. Lalu, peran Khedira juga akan digantikan Bastian Schweinsteiger. Untuk Gomez, kemungkinan Low akan mengandalkan Julian Draxler.

Prakiraan Susunan Pemain:

Jerman (3-4-2-1): Neuer; Boateng, Howedes, Mustafi, Hector, Ozil, Schweinsteiger, Kroos, Kimmich, Gomez, Muller

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Sagna, Evra, Koscielny, Umtiti, Matuidi, Payet, Sissoko, Pogba, Giroud, Griezmann

5 Pertemuan Terakhir
14/11/2015: Prancis 2-0 Jerman
04/07/2014: Prancis 0-1 Jerman
07/02/2013: Prancis 1-2 Jerman
01/03/2012: Jerman 1-2 Prancis
12/11/2005: Prancis 0-0 Jerman

5 Laga Terakhir Jerman
03/07/2016: Jerman (P) 1-1 Italia
26/06/2016: Jerman 3-0 Slovakia
21/06/2016: Irlandia 0-1 Jerman
17/06/2016: Jerman 0-0 Polandia
13/06/2016: Jerman 2-0 Ukraina

5 Laga Terakhir Prancis
04/072016: Prancis 5-2 Islandia
26/06/2016: Prancis 2-1 Rep Irlandia
20/06/2016: Swiss 0-0 Prancis
16/06/2016: Prancis 2-0 Albania
11/06/2016: Prancis 2-1 Rumania