Selebritis
Selebritis
Belum jauh kendaraan meninggalkan kawasan Senayan City, Djanur meminta izin agar bisa diantar terlebih dahulu ke Taman Puring untuk membeli kaca mata. 
Ketika ditanya kenapa tidak membeli di toko kaca mata ternama, sambil tersenyum Djanur menjawab singkat. "Lebih praktis aja kalau beli di sini. Lagipula nunggu pembuatannya tidak akan lama."
Pemandangan menarik terlihat saat Djanur tengah memilih barang yang diinginkannya. Sejumlah orang yang berada di sekitar toko menghampirinya sambil mengajaknya bersalaman. "Pak, selamat ya Persib jadi juara," katanya. "Nanti mau bertanding lawan Malaysia ya?" kata seorang pria.
Meski sudah menjadi "selebritis" Djanur tetap ramah melayani pertanyaan mereka. "Mumpung ke sini jadi bisa nanya-naya soal Persib ke kang Djadjang," kata Ade, salah satu pengunjung. Â
Selesai berbelanja, Djanur melanjutkan perjalanan menuju Kota Kembang. Kaca mata hitam yang baru dibeli langsung dipakainya. "Pakai kaca mata ini, biar seperti pelatih Barca [Luis Enrique]," guraunya. "Tapi, bukan itu lah. Ini memang lagi perlu," ujar Djanur dengan logat bahasa daerah yang masih kental.
Kesibukan Baru
Kesibukan Baru
Belum jauh meninggalkan Jakarta, suami Hj. Miranda sudah memiliki kesibukan baru. Berulangkali Djanur harus mengangkat telepon genggam hitamnya. Selain menanyakan kondisinya, suara-suara dari lawan bicaranya juga banyak yang mengabarkan tentang jadwal kegiatan Persib. "Katanya jadi Minggu nanti ada pawai kemenangan Persib," ucapnya.
Meski kelihatan lelah Djanur tak pernah menutup panggilan telepon baik yang sekadar menanyakan kabar, maupun yang meminta instruksi dari dirinya. Namun, beberapa kali terdengar Djanur sempat membalas konfirmasi dari sejumlah media yang ingin mewawancarainya.  Â
"Ya....beberapa sempat mengkonfirmasi ingin wawancara, tapi sampai sekarang belum ada kepastian jadwalnya," ujar Djanur.
 Â
Satu jam perjalanan obrolan dengan Djanur makin mencair. Mulai dari soal PSSI, masa depannya hingga kecintaan keluarganya dengan sepakbola diumbar pria yang tak mau berwiraswasta karena tak paham ilmunya. "Saya pilih bikin kos-kosan aja di Jatinangor," ucapnya lirih seperti menahan kantuk.
Saat perbincangan mulai "tersendat" dan telepon mulai sepi, Djanur pun meminta waktu untuk melepas rasa penatnya. "Saya istirahat dulu ya, kang!" ucapnya.

Dan tak butuh waktu lama penyuka olah raga bulutangkis ini langsung terlelap saking letihnya.Memasuki kawasan Pasteur, Djanur terbangun lagi karena mendengar suara dering telepon. Setelah menjawab panjang lebar, ia minta diantar ke Stadion Sidolig, markas Persib.
Merasa jadi tuan rumah, Djanur tanpa diminta langsung beralih profesi jadi penunjuk jalan. Sesampainya di tempat yang dituju, Djanur pun segera berpamitan. Tas ransel yang dibawanya dari Jakarta ditentengnya sendiri sambil bergegas berjalan menuju stadion legendaris yang tentu banyak memberi pengalaman dan kenangan manis bagi dirinya. "Sampai ketemu lagi ya kang, nanti di lapangan," dia mengakhiri.
Perjalanan Karier
Perjalanan Karier
Ketika masih aktif bermain, Djanur ikut mempersembakan tiga gelar juara kompetisi Perserikatan sepanjang 10 tahun mengabdi bersama Persib (1986, 1989/1990, dan 1993/1994).
Saat meniti kariernya, Djanur sempat memutuskan untuk meninggalkan Persib dan beralih menjadi pemain profesional yang tampil di Kompetisi Galatama. Tim yang dibelanya di Galatama adalah Sari Bumi Raya Bandung (1979-1980), Sari Bumi Raya Yogyakarta (1980-1982), Mercu Buana Medan (1982-1985).
Setelah "pekerjaannya" sebagai pesepakbola selesai, Djanur menekuni dunia kepelatihan. Di musim 1994/1995, Djanur menjadi asisten pelatih Indra Thohir dan mampu membawa Persib juara edisi pertama Liga Indonesia.Djanur mulai melatih Persib pada musim 2012. Dia ditunjuk menggantikan Robby Darwis.

Tapi, sebelumnya Djanur sempat menjadi mantan asisten Rahmad Darmawan di Pelita Jaya Karawang di musim kompetisi 2011/2012. Dia pernah membawa Pelita Jaya U-21 menjadi juara musim 2008/2009.
Ada momentum yang mungkin tak banyak diketahui orang ketika Djanur memimpin Pelita Jaya U-21 mengalahkan Persita Tangerang U-21 dalam final ISL U-21 di Stadion si Jalak Harupat, Rabu 20 Mei 2009.
Usai mengikuti konferensi pers, Manajer Persib Umuh Muchtar menemui Djanur dan sempat berkelakar kelak dia akan kembali ke Persib sebagai pelatih dan membawa jadi tim juara.(Ian/Def)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/271/original/018927300_1476851966-foto_profil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1028505/original/046053200_1445433182-Djadjang-Nurjaman-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1349498/original/025247200_1474274210-Djadjang_Nurdjaman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1304107/original/025769200_1470039203-Persib.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985606/original/007135300_1649144512-000_9YF9E8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)