4 Pencetak Gol Tendangan Bebas di QNB League 2015

Siapa saja mereka?

Diterbitkan 26 April 2015, 10:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tendangan bebas langsung atau direct free-kick, secara sederhana adalah tendangan bebas yang diarahkan langsung gawang lawan dengan tujuan untuk mencetak gol, tanpa disentuh pemain lain terlebih dahulu. Tendangan bebas langsung ini biasanya dilakukan setelah terjadi pelanggaran yang berada tidak terlalu jauh dari kotak penalti.

Saat tendangan bebas akan dilakukan, para pemain lawan akan membentuk pagar pertahanan sejauh 10 yard atau 9.15 meter dari titik pelanggaran. Walaupun ada kalanya tendangan langsung dilakukan tanpa menunggu pemain lawan membentuk pagar.

Tendangan bebas langsung ini juga terkadang memunculkan kontroversi karena posisi pelanggaran yang tidak terlalu jauh dari kotak penalti, sehingga bisa membuat wasit kesulitan menentukan apakah kejadian tersebut harus diberikan hukuman tendangan bebas atau tendangan penalti.

Meskipun demikian, tendangan bebas langsung tidak melulu dilakukan di dekat kotak penalti. Ada pemain yang yakin dengan kemampuannya sehingga dari jarak cukup jauh lebih dari 25 meter pun akan langsung menembak ke arah gawang ketika menjadi algojo tendangan bebas.

Sejak Piala Dunia 2014, secara resmi digunakan teknologi vanishing spray oleh para pengadil untuk memperjelas titik pelanggaran dan batas bergerak pagar penghalang tendang bebas yang terkadang bergerak sebelum bola ditendang. Teknologi tersebut diadopsi oleh operator Liga Indonesia sehingga kini setiap wasit di QNB League 2015 membawa botol vanishing spray di pinggangnya.

Penggunaan vanishing spray di QNB League 2015 memiliki dampak langsung terhadap jumlah gol yang dicetak melalui tendangan bebas langsung. Di awal QNB League 2015, ada empat pemain berhasil mencetak gol yang berasal dari tendangan bebas langsung, siapa sajakah mereka?

Osas Saha vs Bali United (04 April 2015)

Osas Saha vs Bali United (04 April 2015)

Pemain bernama lengkap Osas Marvelous Ikpefua ini berhasil menaklukan gawang Bali United yang dikawal Yoo Jae-Hoon sebanyak dua kali, sekaligus memberikan kemenangan tipis 2-1 bagi Perseru. Gol yang dicetak oleh Osas Saha pada menit ke-12 dan 83 ini berasal dari tendangan bebas yang berada sangat dekat dari kotak penalti lawan.

Arah tembakan yang dilakukan oleh Osas Saha termasuk cukup sulit. Dirinya mengarahkan bola dari arah yang sama dimana tendangan bebas dilakukan yaitu di arah sisi kiri gawang.

Gol pertama ia cetak dengan cara melengkungkan bola melewati atas pagar betis pemain Bali United yang menghujam tiang dekat Yoo Jae-Hoon. Sedangkan gol kedua dicetak mantan penyerang Semen Padang ini dengan tembakan keras enembus pagar betis, yang kemudian memantul pemain Bali United sebelum meluncur masuk ke gawang melewati sela-sela kaki Yoo.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bambang Pamungkas vs Arema Cronus (04 April 2015)Dalam drama delapan gol yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, penyerang veteran, Bambang Pamungkas menjadi aktor keberhasilan Persija Jakarta menahan imbang Arema Malang di kandangnya sendiri. Bepe mencatatkan hattrick, di mana dua gol di antaranya berasal dari tendangan bebas langsung. Gol-gol tersebut sekaligus menjadi gol-gol perdananya semenjak kembali bereseragam oranye khas Macan Kemayoran.Arah yang dipilih Bepe menandakan kematangan usianya, penyerang yang akan berusia 35 tahun 10 Juni nanti ini memilih sisi bersebrangan dengan titik pelanggaran, dengan proses melewati pagar penghalang, sebuah tendangan bebas yang sangat textbook. Bepe melakukan tendangan tidak dengan teknik tertentu ataupun tenaga, namun efektif. Terbukti dua tendangan bebas langsung ini berhasil membuat penjaga gawang Kurnia Meiga memungut bola dari sarangnya sendiri.Tendangan bebas pertama diarahkan pemain yang identik dengan nomor punggung 20 ini ke tiang dekat. Dengan memberi efek melengkung, bola tendangannya melewati sisi pagar betis pemain Arema sebelum akhirnya berbelok masuk menghujam sisi kiri gawang Meiga.Tendangan bebas kedua terbantu oleh gerakan dummy yang dilakukan oleh Greg Nwokolo. Gerakan tersebut mengecoh Meiga yang sudah bergerak duluan untuk mengantisipasi tendangan ke sisi kanan gawangnya. Nyatanya, Bambang lah yang mengeksekusi tendangan bebas, kembali ke sisi kiri gawang Meiga yang hanya bisa berdiri terpaku melihat bola masuk ke gawangnya.

Halaman
Show All
Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan