Rapor 4 Pemain Asing Debutan di QNB League

Tak sedikit dari pemain asing ini memberikan kontribusi dalam prestasi klub yang dibelanya.

Diterbitkan 23 April 2015, 14:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Andrezinho

Andrezinho

Laskar Antasari, julukan bagi PS Barito Putra, berhasil merekrut playmaker asal Brasil Andrezinho untuk melengkapi kuota pemain asingnya. Playmaker asal Brasil itu pernah memperkuat klub elit Brasil, Corinthians. Terakhir, pemain bernama lengkap Andre Francisco Williams Rocha da Silva membela klub Malaysia Johor Darul Takzim FC.

Kontribusinya sejauh ini cukup meyakinkan. Terbukti dengan kemenangan 2-0 atas Persela di Lamongan dan hanya kalah tipis 0-1 dari tim kuat Arema dalam 2 pertandingan awal QNB League 2015.

Labbola mencatat, dalam 2 pertandingan di Jawa Timur, Andrezinho selalu bermain penuh dan melakukan rata-rata 45 kali umpan sukses dengan rasio 79 persen per pertandingan. Dipercaya sebagai pengatur serangan, ia melakukan rata-rata 2,5 dribel sukses dan 5 kali tendangan (1 tepat sasaran) dalam tiap pertandingan.

Selain itu, ia pun tak segan ikut bertahan. Tercatat ia melakukan 3,5 kali tekel sukses dan 1,5 intersep sukses per pertandingan. Ia bahkan telah mengoleksi 1 kartu kuning dari total 3 pelanggaran yang dilakukannya.

Balsa Bozovic

Balsa Bozovic

Persela memang piawai dalam mendatangkan pemain tengah berkualitas untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi liga Indonesia. Setelah era Gustavo Lopez dan Serdjan Lopicic, klub asal Lamongan ini berhasil mendatangkan Balsa Bozovic.

Pemain asal Montenegro berumur 27 tahun ini pernah berlaga di Europa League bersama FK Zeta Golubovac. Kelebihannya terletak pada akurasi umpan, visi permainan dan eksekusi bola mati yang cukup mumpuni.

Dalam dua laga awal, kontribusinya sangat menjanjikan. Menjalani dua laga kandang menjamu Barito Putra dan Persija, gelandang serang ini melakukan rata-rata 54 kali umpan sukses dengan rasio sebesar 82 persen. Ia pun melakukan total 9 kali tembakan dimana hanya 2 yang tepat sasaran.

Tak hanya itu, ia pun berani berduel dengan pemain lain ketika bertahan. Tercatat ia telah mengantongi 1 kartu kuning dari total 7 pelanggaran yang ia lakukan.

Goran Ljubojevic

Goran Ljubojevic

Pemain berusia 31 tahun yang pernah memperkuat Dinamo Zagreb dan Genk adalah amunisi baru klub asal Palembang. Torehan 20 gol dari 27 kali penampilan bersama Balestier Khalsa musim lalu membuat manajemen Sriwijaya tertarik merekrutnya sebagai tandem bagi Ferdinand Sinaga di lini depan.
 
Setelah sempat diragukan dalam beberapa kali sesi latihan, pria asal Korasia ini membungkam kritik dengan torehan 3 gol dari 3 pertandingan awal Sriwijaya di awal gelaran QNB League musim ini. Uniknya, ketiga gol tersebut ia cetak dengan kepala melalui skema umpan silang dari sisi kanan.
 
Pria yang berpostur 190 cm ini selalu diturunkan dalam 3 pertandingan melawan PBR, Semen Padang, dan PSM. Sebagai penyerang, ia membukukan rata-rata 3,5 tembakan tepat sasaran dalam setiap pertandingan. Ini berarti, jika dirata-rata, 1 dari 3 tendangan ke arah gawangnya berbuah gol.

Posturnya yang tinggi menjulang memudahkannya memenangi duel udara. Tercatat ia memenangi rata-rata 7,5 duel udara dalam setiap pertandingan. Tak hanya itu, ia pun piawai membuka ruang bagi rekan-rekannya dengan melakukan rata-rata 15 kali umpan sukses (rasio 72 persen) dalam setiap pertandingan.

Dengan liga yang baru berjalan, menarik untuk ditunggu kelanjutan kiprah keempat pemain ini. Belum lagi jika mengingat masih ada nama Eric Djemba-Djemba dan Yevgeni Kabayev yang juga ingin menunjukan kualitas dan mengangkat performa timnya dalam mengarungi liga.

Grafis

http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/859603/original/039196000_1429764088-rapor_4_pemain_asing_debutan-01.jpg

(Yovinus Krisantus – Labbola)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan