Meraba Kandidat 'Batu Karang' di ISL 2015, Siapa Favorit?

Fabiano, Roby, Jupe, dan Golian akan bersaing ketat berebut status bek tengah terbaik.

Diterbitkan 17 Maret 2015, 08:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Roby dikenal memiliki keunggulan dalam hal penempatan posisi dalam bertahan, hal ini terbukti dari statistik intersepnya sebanyak 5,2 per pertandingan, angka yang tergolong tinggi untuk bek lokal.

Di antara nominator lainnya, persentase aksi bertahan (proporsi keberhasilan mengambil bola dari lawan, baik langsung dari kaki lawan atau memotong umpan lawan) Roby merupakan yang terbaik dengan 80%.

Meski banyak melakukan tekel dan intersep, M Roby patut dipuji karena hanya mendapat satu buah kartu kuning dalam 17 laga yang dilakoninya.

Di musim depan, bek yang pernah mendapat predikat sebagai pemain terbaik kompetisi Inter Island Cup 2008 ini sudah tak lagi berseragam Putra Samarinda. Sempat dihubung-hubungkan dengan Arema Cronus, namun M Roby lebih memilih bermain bersama Barito Putera.

Baca halaman berikutnya -->

Achmad Jufriyanto

Achmad Jufriyanto (Persib Bandung)

Tendangan penaltinya di final LSI 2014 sontak membuat Achmad Jufriyanto menjadi idola baru seluruh warga Bandung. Pemain kelahiran 7 Februari 1987 ini cukup konsisten menjaga lini pertahanan Maung Bandung sepanjang musim lalu.

Meski secara statistik individu masih kalah dari Fabiano dan M Roby, namun Jupe, sapaan akrabnya, solid secara tim dan memiliki mental juara. Pemain yang sering mengenakan nomor punggung 13 ini mencatat 1.2 tekel sukses, 3.5 sapuan, dan 3 intersep per laga di musim lalu.

Hal positif lain yang dicatat pemain asal kota Tangerang musim lalu adalah jumlah hukuman kartu yang menurun secara signifikan dari musim 2013. Jupe merupakan pemain dengan jumlah kartu kuning terbanyak di LSI 2013. Bersama Elvis Herawan (Persiram), Jupe mengantongi 13 kartu kuning. Namun di musim 2014, Jupe hanya mendapat 4 kartu kuning.

Bermain dalam 27 laga Persib musim lalu dengan tabungan 2,489 menit, ia kini menjadi pilihan reguler di timnas. Jupe merupakan salah satu pemain lokal tersibuk di tahun 2014. Ia bermain untuk timnas  U-23 di ajang Asian Games, Persib dan timnas senior.

Musim baru LSI 2015 akan menjadi bukti ketangguhannya, apakah bek binaan Persita Tangerang ini mampu mempertahankan gelar juara bersama Pangeran Biru atau tidak.

Baca halaman berikutnya -->

Roman Golian

Roman Golian

Satu lagi pemain bertahan yang pada musim baru nanti berganti kostum, Roman Golian. Bek dengan paspor Slovakia ini akan menjadi punggawa baru Persiba Balikpapan setelah sebelumnya tiga musim membela Persela Lamongan. Memiliki postur yang besar dan tinggi 187 cm, membuatnya secara statistik tercatat memiliki rata-rata 1 blok tembakan per pertandingan.

Pemain belakang berusia 32 tahun ini cukup rajin membantu serangan. Musim lalu ia turut menyumbang dua gol untuk Persela. Catatan jumlah sundulan per pertandingannya juga hanya kalah dari Fabiano Beltrame.

Bek yang dikenal agresif ini tercatat mendapat enam buah kartu kuning dalam 24 laganya bersama Persela. Persentase aksi bertahan mantan bek Arema ini mencapai 77% di musim lalu dengan catatan 1.3 tekel sukses dan 4 sapuan per pertandingan. Menarik untuk ditunggu apakah Roman mampu membawa perubahan bagi tim Beruang Madu di kompetisi LSI musim depan.

 Baca halaman berikutnya -->

Hansamu Yama Berpotensi Mengejutkan

Di luar empat kandidat calon bek terbaik LSI 2015 ini, terdapat beberapa pemain muda yang kemungkinan juga akan mencuat. Salah satunya adalah Hansamu Yama Pranata.

Pemain jebolan Deportivo Indonesia (program pelatihan pemain usia dini yang dipusatkan di Uruguay) ini akrab di telinga publik menyusul performa gemilang U-19 arahan pelatih Indra Sjafri saat menjuarai Piala AFF tahun 2013.

Statistiknya bersama Garuda Jaya sebagai pemain bertahan cukup baik, dengan menciptakan rata-rata 4,4 intersep, 3,2 tekel sukses dan 9 sundulan berhasil per pertandingannya.

Setelah era timnas U-19, Hansamu kini telah memilih Barito Putera sebagai klub yang akan ia bela musim ini. Direkrut Barito bersama Paulo Sitanggang, rekannya di timnas U-19, besar harapan publik Indonesia melihat permainan cantik mereka di timnnas U-19 bisa menular ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Menarik untuk kita nantikan kiprah kelima pemain belakang ini. Tentu masih ada nama lain yang siap mencuat di musim baru mendatang. Persaingan akan semakin ketat, hanya yang terbaik yang layak jadi juara. 

Infografis Batu Karang Pertahanan ISL 2015

Berikut infografis para calon bek terbaik di ISL 2015 :

http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/829705/original/027438100_1426512649-4_Calon_Bek_terbaik_ISL-01.jpg

(Sornong Maulana - Labbola)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Juprianto Alexander Sianipar, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan