Berawal dari Usaha Sederhana, Nilam Sari Kembangkan 15 Gerai BRILink Agen untuk Layani Warga Medan

Nilam Sari mengembangkan usaha toko besi dan pangkalan gas menjadi 15 gerai BRILink Agen di Medan, dengan layanan hingga pukul 23.00.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 10:40 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nilam Sari mengembangkan usahanya dari toko besi dan pangkalan elpiji 3 kilogram menjadi pengelola 15 gerai BRILink Agen. Tersebar di kawasan perkebunan dan industri di Medan, Sumatera Utara, gerai-gerai tersebut melayani berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, termasuk pencairan dana bantuan sosial.

Aktivitas layanannya dapat mencapai ratusan transaksi dalam sehari. Perkembangan ini berawal dari langkah Nilam menjadi BRILink Agen pada 2014.

Saat itu, ia mulai menyediakan layanan pembayaran listrik, pembelian pulsa, dan pembayaran cicilan bagi pelanggan toko besi serta pangkalan gas miliknya. Kebutuhan masyarakat yang terus bertambah membuat Nilam mampu melayani ribuan transaksi setiap bulan. Perputaran modal usahanya pun meningkat hingga berkali lipat.

Layani Transaksi Harian, Gerai Buka hingga Pukul 23.00

Saat ini, BRILink Agen yang dikelola Nilam menyediakan layanan setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran listrik, telepon, dan cicilan, pengisian saldo BRIZZI, serta pembelian pulsa. Ragam layanan tersebut memudahkan masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Perkembangan usaha Nilam berjalan seiring dengan perubahan sistem pembayaran upah pekerja perkebunan di wilayah tersebut. Para pekerja yang sebelumnya menerima upah secara tunai melalui mandor mulai memanfaatkan layanan perbankan sehingga kebutuhan tarik tunai turut meningkat.

Untuk memberikan keleluasaan kepada masyarakat, Nilam membuka layanan mulai pukul 07.00 hingga 23.00. Gerainya menjadi alternatif ketika kantor bank belum buka, antrean di bank terlalu panjang, atau mesin ATM kehabisan uang tunai.

Pendampingan BRI Dukung Pengembangan Usaha Agen

Perjalanan usaha Nilam turut didampingi Sri Wahyuni, Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) Branch Office BRI Medan Gatot Subroto. Melalui komunikasi yang dibangun bersama para agen, Wahyuni mendukung pengembangan usaha dan keberlanjutan layanan BRILink Agen.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa perjalanan Nilam mencerminkan peran BRILink Agen dalam memperluas akses keuangan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Konsistensi Nilam selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa BRILink Agen dapat berkembang dengan memahami kebutuhan masyarakat. BRI terus memperkuat peran para agen agar layanan keuangan semakin mudah dijangkau, sekaligus membuka peluang usaha dan mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” pungkas Dhanny.

Hingga akhir September 2026, BRI telah memiliki lebih dari 1 juta BRILink Agen yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa atau sekitar 80% desa di Indonesia. Jaringan tersebut mencatatkan sekitar 750 juta transaksi dengan volume transaksi (sales volume) mencapai Rp1.270 triliun. Aktivitas BRILink Agen juga menghasilkan fee-based income sebesar Rp1,3 triliun serta mendukung penghimpunan dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) sebesar Rp32 triliun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6