Liputan6.com, Jakarta - Pengumuman evaluasi dari MSCI terkait potensi pengategorian Bursa Efek Indonesia (BEI) ke area standalone memicu gejolak besar di pasar modal. Pada perdagangan 16 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 11,57%, di mana sejumlah saham bigcap dan bluechip bahkan terjun bebas mendekati 14% hingga 15%.
Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah menilai sorotan MSCI tersebut kurang adil, mengingat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI dan KSEI telah bertahap menjalankan rekomendasi perbaikan. Langkah yang telah ditempuh mencakup penyesuaian free float berjenjang hingga 25%, pengetatan pengawasan, hingga penjatuhan ratusan sanksi bagi pelanggar aturan pasar.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan penilaian FTSE Russell yang tetap mempertahankan posisi Indonesia di kelompok Secondary Emerging Market bersama 13 negara lain, seperti China, India, dan Arab Saudi. FTSE Russell mengapresiasi langkah perbaikan tata kelola dan transparansi pasar yang dijalankan di BEI.
Advertisement
Ia menyatakan bahwa masukan dari MSCI tetap harus diterima sebagai bahan evaluasi yang serius. Namun, ia menekankan pentingnya sikap kritis terhadap sikap lembaga pemeringkat tersebut.
"MSCI bukan kelembagaan agama, tempat kebenaran esensial melekat, dan para pengurus MSCI bukan nabi, yang memiliki otoritas tunggal, dan paling sempurna. Karena itu, kita juga boleh kritis terhadap mereka. Relasi resiprokal yang saling kritis ini saya kira justru baik untuk kedua belah pihak, antara kita dan mereka," ujar Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).
Asing Manfaatkan Momentum Kejatuhan Harga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
Dinamika menarik terjadi saat IHSG merosot tajam usai pengumuman tersebut. Investor asing justru memanfaatkan momentum kejatuhan harga saham dengan mencatatkan aksi beli (net buy) mencapai Rp9,18 triliun. Kondisi ini dinilai secara tidak langsung memberi keuntungan bagi hedge fund.Â
Said mengingatkan bahwa upaya pembenahan pasar modal seharusnya tidak dilakukan dengan cara merusak stabilitas pasar itu sendiri.
"Memperbaiki pasar modal Indonesia laksana mencari jarum di persawahan dengan padi yang menguning. Mari kita temukan jarumnya, tetapi padi yang menguning tidak rusak karena terinjak injak saat mencari jarum," pungkas Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376001/original/050419600_1792292540-WhatsApp_Image_2026-10-18_at_08.44.53.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375356/original/043808200_1792141011-WhatsApp_Image_2026-10-16_at_15.50.57__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1401511/original/009072700_1478763262-20161110-Hari-ini-IHSG-di-buka-menguat-di-level-5.444_04-AY2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)